Mensos Risma ke Pendamping PKH: Ini Tugas Berat, Kalau Tak Profesional Diazab Allah

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2485969 mensos-risma-ke-pkh-ini-tugas-berat-kalau-tak-profesional-diazab-allah-miEItDoIEm.jpg Mensos Risma. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan pernyataannya di hadapan pendemo saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kesempatan itu, Risma menekankan kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bekerja secara profesional dalam menyalurkan dana dari Pemerintah kepada warga yang tak mampu.  

"Silakan pertanggungjawaban semua itu di akhirat. Berat ini berat tugasnya. Kita urusi orang yang dititipakan Allah ke kita. Kita harus profesional, kalian pemimpin terkecil di kelompok kalian, ada camat ada. Kalian tahu itu, kalau kalian tidak profesional Allah yang turunkan azab. Karena itu tolong profesional," kata Risma di hadapan pendemo sebagaimana akun YouTube @Linjamsos Oke, Jakarta, dikutip Kamis (14/10/2021). 

Risma menyinggung soal tanggung jawab yang dititipkan kepada dirinya dan pendamping PKH. Sebab itu, ia berharap para pendamping dapat menjalankan tugasnya dengan baik. 

Baca juga: Risma Marahi Aktivis: Kamu Jangan Fitnah Aku!

"Sementara pemerintah titipkan tugas kepada saya, kepada teman-teman untuk perhatikan orang miskin. Kalau kemudian kita tidak kerja sungguh-sungguh kemudian kita digeret ke sana, ke sini ikut tidak adil yang salah bukan saya yang salah teman-teman," ujar Risma. 

Menurut Risma, apabila dalam teknisnya pendamping PKH mengalami kesulitan, maka harus ada komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kemensos.

"Tanggung jawabnya jauh lebih berat jadi saya tidak mau dengar lagi ada kasus seperti ini. Kalian semua dibawah Kemensos kalau kalian tak punya data kalian minta ke kami. Jangan dimainin. mainkan ada tadi yang ngomong PKH kok seribu, satu orang saja liat saja gitu kalau tak perhatikan dia itu dosa," tutup Risma. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini