Peristiwa 14 Oktober: Kelahiran Polisi Paling Jujur Jenderal Hoegeng

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2485958 peristiwa-14-oktober-kelahiran-polisi-paling-jujur-jenderal-hoegeng-azDjxSbyih.jpg Jenderal Hoegeng (Foto: Ist)

JAKARTA - Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi baik dalam maupun luar negeri yang terjadi pada tanggal 14 Oktober tiap tahunnya. Beberapa diantaranya adalah kelahiran mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 14 Oktober dari Wikipedia, antara lain:

1. Kelahiran mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso

Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso lahir 14 Oktober 1921 dan meninggal pada 14 Juli 2004.

Hoegeng adalah salah satu tokoh kepolisian Indonesia yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-5 yang bertugas dari tahun 1968 - 1971.

Ia juga merupakan salah satu penandatangan Petisi 50. Namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Bahayangkara di Mamuju dengan nama Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso.

2. Hosni Mubarak dilantik jadi Presiden Mesir

Muhammad Hosni Said Mubarak adalah mantan Presiden Mesir. Ia menjabat pada periode 14 Oktober 1981-11 Februari 2011.

Mubarak ditunjuk sebagai wakil presiden pada tahun 1975 setelah pangkatnya naik di jajaran Angkatan Udara Mesir. Kemudian, ia menjadi presiden untuk menggantikan Presiden Anwar Sadat yang terbunuh pada 6 Oktober 1981 oleh kelompok radikal.

Ia merupakan Presiden Mesir keempat untuk masa jabatan lebih dari 15 tahun sejak menjabat pada tahun 1981. Sebagai Presiden Mesir, ia dianggap sebagai pemimpin yang paling berkuasa di wilayahnya. Ia mengundurkan diri pada 11 Februari 2011 menyusul demonstrasi besar-besaran selama 18 hari pada tahun 2011. Pada tanggal 2 Juni 2012, ia divonis pengadilan dengan hukuman penjara seumur hidup.

3. Perang saudara Cina

Pada 14 Oktober tahun 1949 terjadi perang saudara Cina, dimana pasukan Komunis Cina menduduki kota Guangzhou (Kanton), di Guangdong, Cina.

Perang Saudara adalah perang sipil di Tiongkok dengan pertempuran antara pasukan yang loyal kepada pemerintah Republik Tiongkok pimpinan Kuomintang (KMT), dan pasukan yang loyal kepada Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Perang ini dimulai pada bulan Agustus 1927, bersamaan dengan Ekspedisi Utara Chiang Kai-Shek, dan secara esensial berakhir ketika pertempuran aktif utama berhenti pada tahun 1950.

Konflik ini pada akhirnya menghasilkan dua negara de facto, Republik Tiongkok di Taiwan dan Republik Rakyat Tiongkok di Tiongkok daratan, masing-masing secara resmi mengklaim sebagai pemerintahan Tiongkok yang sah.

4. Kelahiran KS Tubun

Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Karel Satsuit (KS) Tubun lahir 14 Oktober 1928 dan meninggal dunia pada 1 Oktober 1965.

Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah seorang korban Gerakan 30 September pada tahun 1965. Ia adalah pengawal dari J. Leimena.

KS Tubun dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Karena merupakan salah satu korban Gerakan 30 September, beliau diangkat menjadi seorang Pahlawan Revolusi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini