Soal Polisi Banting Mahasiswa, Ombudsman Banten Minta SOP yang Lebih Humanis

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2485949 soal-polisi-banting-mahasiswa-ombudsman-banten-minta-sop-yang-lebih-humanis-xjapmJaZZg.jpg Polisi banting mahasiswa di Tangerang (Foto: Ist)

JAKARTA - Ombudsman Banten meminta kepada kepolisian untuk melakukan evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan demo yang lebih humanis.

Hal itu menyusul adanya video yang menampilkan aksi 'Smackdown' atau bantingan yang dilakukan polisi terhadap mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasi atau demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang.

"Berharap kejadian ini tidak terulang dan kepada aparat kepolisian diminta untuk memperhatikan kembali Standar Operaional Prosedur/ prosedur tetap dan langkah langkah yang lebih humanis dalam penanganan aksi unjuk rasa," kata Kepala Ombudsman Perwakilan Banten Dedy Irsan kepada wartawan, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Ia juga mengimbau, kepada para pengunjuk rasa juga untuk menyampaikan aspirasinya dengan damai tanpa melakukan tindakan tindakan yang dapat menimbulkan ketegangan dalam pelaksanaannya.

Disisi lain, Dedy menyebut bahwa langkah Polda Banten yang memproses oknum polisi dan meminta maaf kepada mahasiswa adalah langkah yang tepat.

"Mengapresiasi langkah cepat Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam penanganan oknum polisi yang diduga melakukan kesalahan prosedur tetap (protap)/ tindakan kekerasan dalam pengamanan unjuk rasa kepada salah seorang mahasiswa," ujar Dedy.

Dedy menyatakan, hal ini harus diserahkan kepada hukum yang berlaku. Memgingat, sudah ada langkah tegas terhadap oknum aparat tersebut.

"Kapolda sudah mengatakan secara tegas akan menindak oknum polisi tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan saat ini sudah diperiksa oleh Divisi Propam Mabes Polri dan Bidang Propam Polda Banten," tutur Dedy.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, mahasiswa tersebut ditangkap petugas berpakaian hitam. Tanpa diduga, petugas itu membanting mahasiswa ke aspal. Punggung mahasiswa itu pun tertumbuk ke aspal.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menjelaskan bahwa tidak ada kekerasan yang dilakukan oleh anggotanya. Apabila ditemukan adanya kekerasan, maka dia tak segan untuk menindak oknum tersebut.

"Tidak ada kekerasan. Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," ujar Wahyu saat dikonfirmasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini