Pemulihan Covid-19 Indonesia Unggul di ASEAN, Semua Pihak Harus Tetap Waspada

Kiswondari, Sindonews · Kamis 14 Oktober 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 337 2485910 pemulihan-covid-19-indonesia-unggul-di-asean-semua-pihak-harus-tetap-waspada-Tyj2Dax78U.jpg Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi pencapaian Indonesia dalam penanganan Covid-19, sehingga Covid-19 Recovery Index yang dirilis Nikkei Asia pada 30 September 2021, menempatkan Indonesia pada peringkat pertama di kawasan ASEAN.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia menangani pandemi Covid-19 bukanlah karena kerja satu pihak saja. Melainkan hasil gotong royong seluruh elemen bangsa, dari mulai pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, masyarakat, serta didorong keluarga besar TNI-Polri.

"Indonesia jauh lebih baik dibandingkan Singapura yang berada di posisi kedua Asia Tenggara. Disusul Kamboja, Malaysia, Myanmar, dan Thailand. Sementara dalam urutan dunia, Indonesia berada di posisi ke-54 bersama Jordan, Mexico, dan Korea Selatan. Posisi tersebut terbilang cukup bagus, karena pada Juli 2021, dari 121 negara yang masuk indeks Nikkei, Indonesia masih berada di peringkat 92," kata Bamsoet dalam keterangannya usai menghadiri Baksos dan Vaksinasi dalam rangka HUT TNI ke-76 dan Pengabdian 33 Tahun TNI-POLRI Akabri ’89, di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/10/2021).

Mantan Ketua DPR RI ini memaparkan progress program vaksinasi Covid-19 di tanah air. Berdasarkan data Satgas Covid-19 pada 12 Oktober 2021, dari 208,3 juta jiwa target sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 101,4 juta jiwa masyarakat sudah melakukan vaksinasi tahap le-1. Sedangkan vaksinasi ke-2 sudah dilakukan kepada 58,4 juta jiwa, serta vaksinasi ke-3 untuk tenaga kesehatan (nakes) sudah dilakukan kepada 1,1 juta jiwa.

"Situs Our World Data mencatat, hingga 11 Oktober 2021, Indonesia tercatat di peringkat keenam dunia sebagai negara yang paling banyak memberikan vaksin untuk warganya. Peringkat pertama ditempati Tiongkok yang sudah menyuntikan 2,2 miliar dosis vaksin, kemudian India dengan 954,9 juta dosis vaksin, Amerika Serikat dengan 401,8 juta dosis vaksin, Brasil dengan 249,3 juta dosis vaksin, Jepang dengan 175,7 juta dosis vaksin, dan Indonesia dengan 157,9 juta dosis vaksin," paparnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, secara keseluruhan, positivity rate kasus positif Covid-19 harian per 12 Oktober 2021 juga terus mengalami penurunan menjadi 0,66 persen. Jika hanya berdasarkan tes swab PCR dan TCM, maka positivity rate sebesar 2,19 persen. Sesuai standar yang diterapkan WHO, yakni positivity rate di bawah 5%.

Karena itu, Bamsoet mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada terhadap pandemi Covid-19, mengingat pandemi ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

"Di tengah berbagai kabar gembira tersebut, kita tetap harus waspada. Mengingat pandemi Covid-19 masih jauh dari selesai. Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia akan terjadi pada Desember 2021. Agar prediksi tersebut tidak menjadi kenyataan, maka seluruh elemen bangsa harus tetap bergotong royong mensukseskan vaksinasi dan tetap taat menjalankan protokol kesehatan," pungkas Bamsoet.

Diketahui, dalam acara tersebut, turut hadir antara lain Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, Kabareskim Polri Komjen Pol Agus Andrianto serta Anggota DPR RI Robert Joppy Kardinal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini