Naik Tipis, Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Kini 1.331

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 13 Oktober 2021 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 337 2485900 naik-tipis-kasus-aktif-covid-19-di-dki-jakarta-kini-1-331-DIp9LdPhdp.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 23.990 spesimen Covid-19.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 21.231 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 278 positif dan 20.953 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 28.443 orang dites, dengan hasil 11 positif dan 28.432 negatif," kata Dwi kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 124.578 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 612.123 per sejuta penduduk," terangnya.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 74 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.331 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," sambungnya.

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 859.623 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 844.742 dengan tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.550 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini