5 Fakta Mengejutkan Ayah di Luwu Timur Diduga Cabuli 3 Anaknya, Ini Temuan Polisi

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Kamis 14 Oktober 2021 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 337 2485775 5-fakta-mengejutkan-ayah-di-luwu-timur-diduga-cabuli-3-anaknya-ini-temuan-polisi-BriFwhDV4I.jpeg Brigjen Rusdi Hartono. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan ayah pada tiga anak kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada 2019 lalu memulai babak baru. Pasalnya kasus yang sempat ditunda karena dianggap tidak cukup bukti, kini kembali mencuat.

Berikut beberapa fakta mengenai kasus dugaan pemerkosaan ayah pada tiga anak kandungnya:

1. Viral di Media Sosial

Kasus yang dilaporkan pada 2019 lalu itu sempat dihentikan dengan alasan tak cukup bukti. Namun, kasus ini kembali viral pada belum lama ini setelah curhatan ibunya diberitakan di mana-mana. 

Kembali viralnya kasus tersebut membuat beberapa lembaga mendesak Polres Luwu Timur untuk kembali melanjutkan penyelidikan.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi Selatan, mendesak Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali membuka kasus ini. 

Kasus ini dihentikan penyelidikannya oleh Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur dan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan karena dianggap tidak cukup bukti.

"Kami minta Polri mengambil alih dan melanjutkan proses perkara ini," ucap tim penasehat para korban, Rezky Pratiwi saat memberikan keterangan pers di kantor LBH Makassar, Kamis (7/10/2021) malam.

Baca juga: Cabuli Anak Selama 3 Tahun, Ayah Tiri Mewek saat Ditangkap Polisi

2. Kasus Akan Kembali Dibuka

Polri akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur dilanjutkan kembali apabila terdapat alat bukti baru, penyidik akan melakukan penyelidikan kembali secara transparan.

"Dan juga tentunya akan memberikan asistensi terhadap penyidik apabila penyelidikan ini akan dilakukan kembali. Berdasarkan nanti apabila terdapat alat bukti baru tentunya Polri penyidik akan melakukan penyelidikan kembali terhadap kasus ini tentunya secara profesional, transparan dan akuntabel," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jakarta, Minggu (10/10/2021).

Rusdi mengungkapkan, Polri akan mendapatkan alat bukti baru mengenai kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur. Sampai saat ini, Polri masih menunggu alat bukti baru yang dimaksud tersebut. Polri akan mendalami jika sudah mendapatkan alat bukti baru.

"Nah, ini yang kami tetap tunggu. Polri menunggu. Informasi kami mendapat akan diberikan alat bukti baru. Polri akan menunggu dan ketika nanti dapat bukti baru tersebut Polri akan mendalami," ujar Rusdi.

3. Fakta Baru

Tim asistensi Bareskrim Polri menemukan fakta baru mengenai dugaan kasus pemerkosaan di Luwu Timur, bahwa kelamin dan dubur tiga anak yang diduga korban pemerkosaan mengalami peradangan.

Rusdi Hartono mengungkapkan, tim asistensi menerima laporan bahwa pada 31 Oktober 2019, pelapor RS, melakukan pemeriksaan terhadap tiga anak itu di Rumah Sakit Vale Sorowako.

"Tim melakukan interview pada 11 Oktober 2021 dan didapati keterangan terjadi peradangan di sekitar vagina dan dubur. Sehingga, ketika dilihat ada peradangan pada vagina dan dubur diberikan antibiotik dan parasetamol obat nyeri," kata Rusdi, Rabu (13/10/2021).

Selain itu, Kapolres Luwu Timur AKBP Silvester Simamora telah bertemu pelapor Jumat (08/10/21) untuk memberikan pemahaman tentang proses kasus yang dilaporkannya pada Polres Lutim pada Oktober 2019 lalu.

4. Terduga Pelaku Membantah

Terduga pelaku atau ayah kandung ketiga anak kasus dugaan pemerkosaan akhirnya buka suara menjawab tuduhan yang ditunjukan padanya. SA membantah tuduhan telah memerkosa anak kandungnya sendiri.

Dia menyebut mantan istrinya diduga sengaja membuat-buat tuduhan pemerkosaan itu lantaran perceraian yang terjadi antara mereka. Pengacara SA, Agus Melas, menegaskan pihaknya tak khawatir jika kasus ini dibuka lagi. 

5. Dugaan Adanya Pelaku Lain

Ada dugaan bahwa pelaku pencabulan dan pemerkosaan ini tidak hanya dilakukan SA sebagai ayah kandungnya. Tetapi juga ikut melibatkan dua rekan SA yang juga melakukan tindak asusila itu pada tiga anak kandung SA.

Dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah kandung pada tiga anaknya ini belum menemukan titik terang. Pihak kepolisian masih terus berusaha mencari dan meminta bukti baru untuk penangan kasus tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini