Satgas: Kepatuhan Prokes di 40 Daerah Kurang dari 60 Persen

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 13 Oktober 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 337 2485643 satgas-kepatuhan-prokes-di-40-daerah-kurang-dari-60-persen-E8WcB1Sebo.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B. Harmadi mengingatkan tingkat kepatuhan protokol kesehatan saat ini mengalami stagnasi.

Bahkan, kata dia, tingkat kepatuhan protokol kesehatan di 40 kabupaten/kota kurang dari 60%. Data ini diambil dari hasil monitoring perubahan perilaku Satgas Covid-19.

“Jadi kalau pantauan kami masih bagus ya. Memang terjadi stagnasi itu dapat sedikit penurunan kinerja dalam kepatuhan menjaga jarak,” ungkap Sonny dalam dialog secara virtual, Rabu (13/10/2021).

“Kalau kemudian kalau kita lihat data, data dari monitoring perubahan perilaku kami, kepatuhan di zona merah atau ada 40 kabupaten kota dengan kepatuhan yang kurang dari 60% di Indonesia,” imbuhnya.

Meski begitu, Sonny mengatakan tingkat kepatuhan protokol kesehatan lebih dari 200 kabupaten kota di atas 90%. “Tapi lebih dari 200 kabupaten kota dengan kepatuhan di atas 90% di Indonesia,” katanya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Jelaskan Alasan Anak di Bawah 12 Tahun Dilarang Bepergian

Selain itu, tingkat kepatuhan memakai masker di masyarakat hingga mencuci tangan juga terus membaik. Saat ini, Sonny mengatakan tantangan terbesar adalah prokes menjaga jarak.

Baca juga: Negara ASEAN Alami Lonjakan Kasus Makin Parah, Satgas Covid-19: Waspada!

“Kalau untuk menjaga jarak ini memang menjadi tantangan karena ketika aktivitas dibuka atau dilonggarkan atau lebih banyak aktivitas yang diperbolehkan, lalu di sisi lain kan mobilitas penduduk akan meningkat, orang yang beraktivitas di luar semakin banyak, pasti kemampuan untuk menjaga jarak bisa menjadi jauh lebih terbatas,” jelasnya.

Menurut dia, masyarakat sudah memahami bahwa walaupun kasus sudah melandai dan aktivitas sudah diperbolehkan, tetapi masyarakat sebaiknya tetap melakukan mobilitas yang penting saja ya.

"Karena kalau penurunan kepatuhan menjaga jarak ini terjadi, itu risiko penularan juga menjadi lebih tinggi,” ungkap Sonny.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Konsisten Turun selama 11 Minggu Terakhir

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini