Presiden Jokowi Ingin SDM RI Ciptakan Teknologi Baru

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 13 Oktober 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 337 2485581 presiden-jokowi-ingin-sdm-ri-ciptakan-teknologi-baru-8Q82d04Ur9.jpg Presiden Jokowi ingin SDM RI ciptakan teknologi baru (tangkapan layar youtube)

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pandemi Covid-19 mempercepat gelombang perubahan di dunia, khususnya dalam hal kemajuan teknologi. Oleh sebab itu, Jokowi ingin sumber daya manusia (SDM) di Indonesia aktif mengakuisisi teknologi baru.

(Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN Siang Ini)

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat memberi pembekalan kepada alumni Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun Ajaran 2021 Lemhanas RI di Istana Negara, Jakarta.

(Baca juga: Presiden Jokowi Teken Keppres Amnesti, Dosen Unsyiah Saiful Mahdi Segera Bebas)

"Revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, kemudian pandemi ini yang mempercepat gelombang perubahan di dunia. Dunia sekarang ini betul-betul perubahannya sangat cepat sekali. Sehingga menimbulkan ketidakpastian yang tinggi," ujarnya dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/10/2021).

Jokowi mengingatkan perubahan dunia yang sangat cepat harus disikapi dengan hati-hati. Pasalnya perubahan di suatu negara bisa berdampak pada negara lainnya. Untuk menghadapi perubahan tersebut dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kita betul-betul membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus semakin arif mengembangkan teknologi. Sekaligus aktif mengakusisi teknologi-teknologi baru. Terutama teknologi digital," jelas dia.

Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, data menjadi sumber daya yang amat berharga dan mesti dijaga. Kehati-hatian dalam mengelola hal itu wajib dilakukan.

"Data adalah sumber daya yang berharga dan harus kita jaga. Inilah pentingnya data. Oleh sebab itu yang namanya SDM itu betul-betul harus menjadi concern kita," pungkas Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini