Indonesia dan Turki Bakal Perkuat Kerjasama Dibidang Kesehatan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 12 Oktober 2021 23:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 337 2485382 indonesia-dan-turki-bakal-perkuat-kerjasama-dibidang-kesehatan-AzOgxDkuju.jpg Menlu RI, Retno Marsudi (foto: ist)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengungkapkan bahwa Indonesia dan Turki bakal melakukan penguatan kerjasama di bidang kesehatan. Kedua negara ini sudah membahas bilateral jangka panjang maupun pendek terkait dengan hal tersebut.

"Penguatan kerjasama dibidang kesehatan. Kerjasama kesehatan jangka pendek telah dilakukan. Antara lain dukungan obat-obanan Terapeutik kami sudah mulai bicara kerjasama jangka panjang," kata Retno dalam konferensi pers virtual di akun YouTube MoFA Indonesia terkait kunjungan bilateral ke Turki, Jakarta, Selasa (12/10/2021).

 Baca juga: Karahantepe, Situs Kuno Warisan Neolitikum Paling Mengagumkan di Turki

Retno menuturkan, kerjasama juga bakal dilakukan di pengadaan bahan baku obat. Dalam hal ini, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Indonesia telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Turki Abdi Ibrahim terkait dengan adanya kerjasama.

"Mereka sepakat jajaki kerjasama industri farmasi, menjajaki kemungkinan berbagi teknologi dan produksi produk farmasi di fasilitas PT KPI Indonesia," ujar Retno.

Baca juga:  Obama Takjub dengan Masjid Sultan Ahmet: Menghubungkan Masa Lalu hingga Masa Depan

Pemerintah, kata Retno, berharap dengan adanya kerjasama tersebut dapat memperkuat pemenuhan pasokan kebutuhan domestik dan bisa mengurangi impor bahan baku.

Masih kerjasama di bidang kesehatan, Menlu menyatakan bahwa Indonesia dan Turki juga mendeklarasikan serta pengakuan bersama interoperabilitas sertifikat vaksin dan hasil tes PCR kedua negara.

"Serta penerimaan semua jenis vaksin yang dapatkan Emergency Use Listing WHO dan Emergency Use Authorization (EUA) dari instansi berwenang kedua negara dan penerapan prokes bagi pelaku perjalanan kedua negara," ucap Retno.

Selain kesehatan, Retno menyebut, Indonesia dan Turki juga sepakat melakukan penguatan kerjasama pemulihan ekonomi. Dalam hal ini, kedua negara akan mempercepat perundingan Indonesia-Turki atau Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT–CEPA).

"Kami sepakat untuk percepat perundingan agar kami selesaikan IT-CEPA secepat dan sebaik mungkin," tutur Retno.

Menurut Retno, investasi juga dilakukan melalui kerjasama infrastruktur yang digarap oleh pihak konstruksi kedua negara. Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh PT Waskita Karya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini