4 Kasus Tukang Parkir Patok Harga Selangit Bikin Naik Darah

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 13 Oktober 2021 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 337 2485363 4-kasus-tukang-parkir-patok-harga-selangit-bikin-naik-darah-HJBnRaxa8w.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

LEMBANG - Tukang parkir patok harga selangit memang bikin kesal! Baru-baru ini beredar seorang tukang parkir yang memasang harga mahal untuk berkunjung ke sebuah wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Namun, perkara ini bukanlah kali pertama seorang tukang parkir mematok harga mahal untuk parkir. Terdapat beberapa peristiwa serupa di Indonesia. Apa saja peristiwa tersebut? Berikut ulasannya: 

1. Lembang

Sebuah video mempertontonkan oknum warga yang mematok tarif parkir bus hingga Rp150.000 di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Dalam video viral ini, terdapat 3 oknum warga disorot kamera dengan narasi bahwa mereka mematok tarif parkir dengan harga selangit di sekitar kawasan wisata Farmhouse, Lembang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut diambil pada Minggu 10 Oktober 2021 lalu. Dalam video juga diperlihatkan bukti lembaran tiket bertuliskan 'Karcis Parkir Mobil' dan tulisan tangan '150.000'.

Baca juga: 

2. Yogyakarta

Berpindah ke Yogyakarta, tukang parkir diduga membuat tarif yang tak biasa. Tukang parkir ini mematok harga Rp20 ribu untuk kendaraan roda empat.

Informasi ini dibagikan sempat beredar di media sosial Twitter oleh akun @upil_jaran67. Dirinya sangat menyayangkan, bahwa citra Yogyakarta sebagai kota wisata malah tercoreng oleh oknum tidak bertanggung jawab. 

Akun ini memaparkan, ini cukup sering terjadi bahwa tukang parkir membanderol harga tidak wajar untuk sebuah ongkos parkir. Sebab tempat yang digunakan bukan parkiran yang diberi argo, akan tetapi area biasa.

3. Medan

Menuju Medan, warga yang tinggal di Jalan Pusat Pasar, Kota Medan, Sumatera Utara mengeluhkan pungutan parkir yang dibebankan ke mereka. Pasalnya, lokasi mereka tinggal merupakan jalan umum yang tak boleh dibisniskan sebagai lahan parkir. 

Tarif parkir di sana untuk mobil pada 1 jam pertama (sekali masuk) sebesar Rp5000. Tiap satu jam berikutnya dikenakan Rp2.000. Pada Senin sampai Jumat biaya maksimal Rp20.000. 

Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu biayanya mencapai Rp25.000. Tidak hanya mobil yang dikenakan tarif parkir, sepeda motor juga akan ditagih pembayaran parkir yang serupa. 

Kejadian yang berlangsung Juni 2017 ini, warga harus membayar parkir ke perusahaan swasta yang mengklaim diri sebagai pengelola parkir di jalan itu. PT BDK disebut-sebut sebagai pengelola parkir di sekitar Pusat Pasar.

4. Pati

Di Kabupaten Pati, sempat viral tarif parkir di sini dipatok mencapai Rp30 ribu hanya untuk menonton konser dangdut. Padahal, umumnya konser-konser seperti ini hanya perlu membayar parkir sebesar Rp2.000 hingga Rp5.000.

Foto tarif parkir tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Muhammad Asroni yang berada di grup ‘Kumpulan Anak Asli Pati’ pada tahun 2017 silam.

Dengan caption penuh emosi, dia menyebut sang tukang parkir bisa naik haji dengan mematok tarif sebesar itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini