Di Hadapan KSAD Andika, Anak Yatim Piatu Ini Bilang Ingin Jadi TNI

Riezky Maulana, iNews · Selasa 12 Oktober 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 337 2485319 di-hadapan-ksad-andika-anak-yatim-piatu-ini-bilang-ingin-jadi-tni-Et5fXZWApK.jpg KSAD Andika Perkasa. (Foto: TNI AD)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menghadiri kegiatan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu yang dilaksanakan di Markas Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta. Andika turut didampingi oleh sang istri, Hetty Andika Perkasa selaku Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana

Kegiatan bakti sosial ini merupakan kerja sama TNI AD dengan beberapa Institusi, dengan bantuan yang berikan meliputi paket sembako, perlengkapan sekolah dan santunan pendidikan. Anak yatim piatu yang dihadirkan baik secara langsung maupun virtual adalah anak yang kehilangan kedua orang tuanya yang akibat Covid-19. Acara ini dilaksanakan juga dilaksanakan serentak di Korem, Kodim dan Koramil wilayah Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu Andika dan Hetty berkesempatan untuk bertemu dan menyapa langsung beberapa penerima santunan. Salah satunya adalah Ezzy, anak laki-laki yang duduk di kelas 3 SMP itu menyatakan cita-citanya kepada Andika.

Ketika besar nanti, Ezzy ingin menjadi seorang tentara TNI AD. Andika yang kaget, berupaya memastikan hal tersebut.

"Masnya mau jadi apa nanti kalau sudah besar," tanya KSAD yang langsunt dijawab Ezzy singkat, " jadi TNI AD."

Baca Juga : Kisah Prajurit TNI Jaga Pulau Terluar, Nebeng Perahu Warga hingga Ancaman Keamanan

Mendengar jawaban Ezzy yang meyakinkan, KSAD langsung memanggil Brigjen TNI Afianto. Andika berpesan agar Ezzy dapat diberikan informasi perhatian sampai dengan bisa lulus sekolah.

"Yau sdah pokoknya, Ezzy tau tanyanya kemana. Danrem mana? Mas Afianto saya titip ini si Ezzy. Dia kelas 3 SMP pas saya tanya mau jadI TNI, jadi timing-nya perfect, karena masih ada tiga tahun," tutur Andika dalam tayangan video TNI AD yang diunggah, Selasa (12/10/2021).

"Nanti om Afianto ngasih tau apa yang harus disiapin, kalau 3 tahun itu bagus sih. Jadi pelan-pelan enggak terlalu kemerungsung. Saya minta danrem untuk mengawal memberikan misalnya informasi apa yang disiapkan," kata Andika kepada Ezzy.

Ezzy harus kehilangan ayahnya saat kasus Covid-19 di November Tahun 2020. Di usianya yang ke-54 Tahun sang ayah harus meninggalkan Ezzy bersama ibunya dari dunia ini.

"Yang kena Covid-19 bapak, kena pas November di usia 54 Tahun. Alhamdulillah ibu sehat," ungkap Ezzy kepada Andika.

Tak hanya Ezzy yang memiliki cita-cita menjadi tentara saat dewasa nanti, antara lain Novian. Bocah kelas 5 SD itu sekarang hanya tinggal bersama sang kakak saat ini.

Hidupnya berubah saat sang ibu menghembuskan nafas terakhirnya pada 9 Agustus lalu. Sementara ayah Novian sudah terlebih dulu meninggal dunia dua tahun lalu

"Saya ini dua bersaudara, ibu meninggal tanggal 9 Agustus kemarin karena covid-19. Meninggalnya di Rumah Sakit Hermina, kalau bapak belum ada 2 tahun meninggalnya karena sudah tua juga. Terus ini tinggal sama saya karena saya sudah berkeluarga," ucap Astris.

Novian berujar, mengungkapkan alasannya ingin menjadi tentara. Kata Novian, tentara adalah pekerjaan yang bagus.

"Mau jadi tentara karena bagus," ujar Novian singkat.

Dalam kegiatan itu, Andika dan Hetty uga berkesempatan untuk menyapa secara virtual. Mereka berpesan kepada anak-anak terus harus bisa sukses di masa depan.

"Adik-adik semua harus terus sehat ya, dan ingat semuanya juga harus sukses. Kami disini akan mendoakan kalian semua. Adik-adik harus selalu menjadi kebanggan orang tua,” ujar Andika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini