Satgas Covid-19: Kebijakan PPKM Paling Cocok untuk Masyarakat Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 12 Oktober 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 337 2485129 satgas-covid-19-kebijakan-ppkm-paling-cocok-untuk-masyarakat-indonesia-szDH6qYo9a.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr. Alexander K. Ginting mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) paling cocok untuk masyarakat Indonesia.

Alex mengungkapkan pemerintah telah melakukan uji coba instrumen kebijakan penanganan pandemi Covid-19 ini. “Jadi pemerintah Indonesia memang juga banyak instrumen yang sudah diuji coba mulai dari PSBB, kemudian PSBB yang direvisi, yang modifikasi yang ketat, dan kemudian yang dilonggarkan, akhirnya kita di bulan Januari ada PPKM 1, PPKM 2, kemudian PPKM skala mikro,” ungkapnya dalam dialog secara virtual, Selasa (12/10/2021).

“Dan ternyata instrumen kita ini ternyata yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia. Sehingga pengendalian dan penanggulangan Covid dengan PPKM ini, ini adalah model Indonesia,” papar Alex.

Baca Juga: Wapres: Negara Wajib Menjaga Rakyatnya dari Penularan Covid-19

PPKM ini, kata Alex, mungkin tidak bisa dilaksanakan di negara lain. Pasalnya, kebijakan PPKM ini menyentuh hingga komunitas terkecil yakni keluarga. “Model bagaimana pemerintah bersama rakyat, baik itu pemerintah pusat, baik itu pemerintah daerah bersama TNI dan Polri itu bisa mendarat sampai di keluarga melalui Posko Desa dan Posko Keluarga, ini mungkin yang tidak dilihat di negara lain.”

Alex mengatakan penanggulangan Covid-19 ini akhirnya sama seperti perjuangan rakyat semesta. “Jadi perjuangan bukan melawan musuh tapi melawan virus. Tetapi berikut ini bisa berdampak kepada ekonomi, sosial, budaya. Oleh karena itu PPKM adalah identik dengan perjuangan semesta Indonesia dalam rangka mempertahankan ketahanan nasional,” katanya.

“Jadi tentu PPKM ini harus memangnya satu instrumen yang kita memang tidak sangka menjadi terbukti memberikan dampak yang baik walaupun secara bertahap,” tambahnya.

Alex juga mengungkapkan bagaimana kasus Covid-19 di Tanah Air dalam hitungan bulan bisa menurun dengan drastis. “Tapi kita lihat waktu itu lonjakannya bulan 7, kita PPKM darurat bulan 7, sekarang kita di bulan 9 kita sudah mulai terjadi pelonggaran dan di bulan 10 ini kita sudah melihat bahwa banyak kabupaten kota yang sudah di PPKM level 1 dan 2, ini suatu prestasi yang luar biasa.”

“Hanya dalam hitungan bulan melihat berbagai luasnya Indonesia pada yang di pulau-pulau, ada yang di pulau besar, ada di pulau terkecil tapi ternyata kita bisa melakukan pembatasan pembatasan sehingga terjadi perbaikan perbaikan di dalam infeksi Coronavirus baik di daerah yang jauh juga di pusat,” papar Alex.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini