Profil Prabu Siliwangi, Raja Adil dan Bijaksana yang Bawa Kerajaan Pajajaran ke Era Keemasan

Tim Okezone, Okezone · Selasa 12 Oktober 2021 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 337 2484480 profil-prabu-siliwangi-raja-adil-dan-bijaksana-yang-bawa-kerajaan-pajajaran-ke-era-keemasan-4hFJ2v3Q1k.jpg Prabu Siliwangi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Prabu Siliwangi merupakan nama gelar, karena masyarakat Jawa Barat pada umumnya sungkan untuk langsung menyebut nama sang tokoh. Prabu Siliwangi kecil bernama “Pangeran Pamanah Rasa”.

Dia lahir di Keraton Surawises Kawali, Kabupaten Ciamis, sekitar tahun 1411 dan wafat pada akhir Desember 1521 di Pakuan (Kota Bogor sekarang).

Ia bertahta sebagai Raja Sunda Galuh (Pakuan Pajajaran) selama 39 tahun, yaitu mulai tahun 1482 hingga 1521, berkedudukan di Pakuan (Bogor). Demikian dilansir dari laman NU.

Situs Batutulis di Kota Bogor merupakan bukti sejarah, yang menceritakan tentang era Prabu Siliwangi dalam memimpin Pajajaran. Situs ini dibuat oleh Prabu Surawisesa, putra mahkota yang melanjutkan tahta setelah wafatnya Prabu Siliwangi.

(Baca juga: Prabu Siliwangi Konon Moksa di Tempat Ini, Dikawal Macan Putih dan Hitam)

Situs tersebut dibuat pada akhir bulan Desember 1533 m, sebagai peringatan 12 tahun setelah wafatnya Prabu Siliwangi. Bambang yang juga tercatat sebagai salah satu pemangku adat Sunda di Palataran Pakujajar Sipatuhan Bogor mengatakan, Prabu Siliwangi tercatat sebagai raja yang adil dan bijaksana.

Masa kepemimpinannya, dikenal sebagai era keemasan Pajajaran. Rakyat Pajajaran hidup makmur, damai dan sejahtera. Wilayah Pajajaran membentang dari pegunungan Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah, seluruh Jawa Barat, Selat Sunda hingga sebagian Lampung.

(Baca juga: Cerita Prabu Siliwangi Kerap Melihat Cahaya yang Menyala di Langit Banten)

Dari aspek ekonomi, simbol utama kebesaran Pajajaran terletak di Pelabuhan Niaga Sunda Kalapa (Jakarta sekarang), yang merupakan pusat perniagaan terbesar dan tersibuk di seluruh Nusantara saat itu. Sunda Kalapa menjadi lalu lintas perdagangan dan jalur migrasi bangsa-bangsa asing ke Pulau Jawa.

Selain itu, Pajajaran juga memiliki pelabuhan-pelabuhan lain di pantura Jawa Barat, yaitu Banten, muara Cisadane, Karawang, muara Cimanuk, dan Cirebon.

Menurut catatan Tom Pires, seorang penjelajah asal Portugis, yang bersama empat buah kapal dagang Portugis singgah di Pajajaran tahun 1513, Kerajaan Sunda Pajajaran adalah negeri para ksatria dan pahlawan laut, sehingga para pelautnya telah mampu berlayar ke berbagai negara mancanegara hingga ke Kepulauan Maladewa di Srilanka.

Dalam catatan Tom Pires, Prabu Siliwangi, para pemangku dan warga Pajajaran adalah orang-orang yang jujur, ramah, dan sopan. “.... The Kingdom of Sunda is Justtly Governed...” Prabu Siliwangi adalah seorang maharaja Sunda yang adil dan bijaksana dalam memerintah segenap rakyat kerajaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini