Penerbangan Internasional di Ngurah Rai Segera Dibuka, Jokowi Minta Disiapkan Detail

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 08 Oktober 2021 23:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 337 2483598 penerbangan-internasional-di-ngurah-rai-segera-dibuka-jokowi-minta-disiapkan-detail-TDR8WHjpf0.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Youtube Setpres)

JAKARTA - Penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai pada tanggal 14 Oktober mendatang akan kembali dibuka. Pembukaan penerbangan internasional ini merupakan bagian dari upaya membuka kembali aktivitas ekonomi Bali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pembukaan aktivitas ekonomi Bali ini sangatlah penting mengingat sumber utama penghasilan masyarakat berasal dari sektor pariwisata. Jokowi pun meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkannya dengan baik.

"Kita harus siapkan secara detail infrastruktur, sehingga wisatawan datang, tetapi Covid-nya tetap terkendali," katanya saat memberikan pengarahan kepada Forum Forkopimda se-Provinsi Bali, Jumat (8/10/2021). 

Dia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menunjukkan kesiapannya. Utamanya dalam pengendalian di lapangan.

"Kita tunjukkan bahwa kita mampu mengelola, mampu mengendalikan dengan manajemen yang ada di lapangan," tuturnya.

Seperti diketahui pada masa pandmei wisatawan yang datang ke Bali sangat menurun jumlahnya. Tercatat, jumlah wisatawan asing menurun hingga 97%. Lalu jumlah wisatawan nusantara menurun 27%. Sementara tingkat hunian kamar hotel di bawah 20%.

Baca juga: Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 di Bali

Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta agar berbagai pengalaman yang dialami oleh negara lain dapat menjadi pelajaran. Utamanya dalam disiplin protokol kesehatan.

"Disiplin protokol kesehatan itu sangat menekan angka penyebaran Covid," tuturnya.

Selain itu dia juga menekankan pentingnya vaksinasi. Dimana per tanggal 8 Oktober 2021, vaksinasi di Provinsi Bali sendiri telah mencapai 98% untuk dosis pertama dan lebih dari 80% untuk dosis kedua. Meski demikian, dia tetap meminta Pangdam dan Kapolda setempat untuk terus mendorong angka vaksinasi di beberapa wilayah meningkat sebelum tanggal 14 Oktober.

"Kita harapkan nantinya setelah tanggal 14 itu dibuka yang paling penting itu testing dan tracing-nya betul-betul dikerjakan secara maksimal. Terutama yang merah-merah itu agar diperbaiki. Misalnya testing rerata mingguan di Bangli 57%, di Karangasem 34%, dinaikkan," jelasnya.

Melihat situasi tersebut, Jokowi optimistis dan berani untuk memutuskan pembukaan penerbangan internasional ke Bali. 

"Nanti secara teknis akan disampaikan oleh Pak Gubernur dan dari Pak Menko. Tapi intinya, kita harus menyiapkan infrastrukturnya, infrastruktur kesehatannya, dan tanggal 14 (Oktober) itu betul-betul dibuka itu siap betul. Kalau dari sisi vaksinasi sudah enggak ada masalah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini