6 Orang dengan Nama Unik dan Viral

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 08 Oktober 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 337 2482896 6-orang-dengan-nama-unik-dan-viral-LztmWRhaWq.jpg Ilustrasi (Bussinesinsider)

JAKARTA - Bagi orangtua, nama yang diberikan untuk sang buah hati adalah doa dan harapan. Akan tetapi, ada pula orangtua yang memberikan nama unik untuk anaknya. Berikut adalah daftar seseorang dengan nama tak biasa yang dirangkum tim Litbang MPI, Jumat (8/10/2021) :

Andy Go To School

Seorang pria yang berprofesi sebagai anggota polisi di Magelang, Jawa Tengah, mendadak menjadi sorotan pada 2015. Sebab, ia memiliki nama yang sangat unik yakni Andy Go To School. Orangtua Andy memilih nama tersebut karena menginginkan sang anak rajin pergi ke sekolah.

Pria yang akrab disapa Goto ini bukan satu-satunya pemilik nama unik di keluarganya. Kakaknya bernama Happy New Year, yang dilahirkan tepat pada 1 Januari 1980. Sementara itu, adik Goto diberi nama Virgenio Silvero Go To Paradise.

Pintu Pemberitahuan

Pria asal Bantul, berusia 22 tahun juga sempat mencuri perhatian publik karena memiliki nama yang sangat tidak biasa yakni Pintu Pemberitahuan. Melansir berbagai sumber, makna di balik pemberian nama itu cukup mengharukan.

Ayah Pintu, Siswanto saat itu mengadakan sebuah pameran lukisan tunggal di Jakarta. Awalnya, Siswanto mengira pameran itu akan sepi peminat. Namun, siapa sangka pameran itu diminati dan lukisannya diborong dengan harga ratusan juta. Lukisan abstrak karya Siswanto yang beri judul ‘Pintu Pemberitahuan’ merupakan lukisan pertama yang terjual. Ia kemudian terinspirasi menyematkan nama tersebut kepada anaknya.

 

Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi-Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta

Bayi asal Tuban, Jawa Timur yang lahir pada 2019 ini diberi nama super panjang oleh kedua orangtuanya. Jika ditotal, ada 19 kalimat yang terdapat dalam nama Rangga itu. Karena namanya yang amat panjang, Rangga kesulitan mendapatkan akta kelahiran. Sementara itu, jumlah maksimal huruf yang dapat masuk dalam SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependukukan) adalah 55.

Menurut data Tim Litbang, orangtua Rangga melayangkan surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo agar nama anaknya tercatat dan mendapat dokumen kependudukan. Pihak Dukcapil Kemendagri memberikan masukan kepada orangtua Rangga untuk memangkas nama anaknya. Akan tetapi, orangtua Rangga menolak.

Aiwinur Siti Diah Ayu Mega Ningrum Dwi Pangestuti Lestasi Endang Pamikasih Sri Kumala Sari Dewi Puspita Anggraini

Satu lagi masyarakat Indonesia yang memiliki nama sangat panjang adalah Aiwinur Siti Diah. Total, kalimat dalam nama yang ia sandang adalah 17. Sementara itu, orang-orang di sekelilingnya biasa memanggil Aiwinur dengan sebutan Y. Bahkan, nama yang tertera dalam dokumen pribadinya hanyalah Y. Perempuan yang lahir di Yogyakarta, 7 Desember 1997 ini sengaja diberikan nama unik karena orangtuanya menginginkan nama anaknya berbeda dari yang lain.

Dita Leni Ravia

Nama Dita Leni Ravia sempat ramai diperbincangkan pada 2020. Siswi SMK di Yogyakarta yang lahir pada 2002 itu dianggap memiliki nama yang sangat unik. Sebab, dalam bahasa Jawa arti nama Dita Leni Ravia adalah diikat dengan tali rafia.

Dita sama sekali tidak menyangka jika dirinya akan viral dan banyak dibicarakan. Asal mula pemberian nama tersebut adalah karena ibunya ingin sekali memberikan nama ‘Dita’ kepada sang anak. Nama belakangnya, yakni Leni Ravia diberikan secara spontan oleh ayahnya.

Namanya yang unik itu tak jarang menjadi pusat cemoohan rekan-rekannya. Namun, Dita tidak pernah ambil pusing. Ia hanya menganggap ejekan itu sebagai candaan semata.

N

Pria asal Jepara, Jawa Tengah ini mendapat rekor MURI di tahun 2000 karena memiliki nama terpendek di Indonesia. Orangtua N, Ali Mas’ud dan Kismawati memutuskan untuk memberikan putranya dengan nama N karena terinspirasi dari salah satu surah dalam kitab suci Alquran, yakni surah Al-Qalam. Surah itu diawali dengan huruf Nun.

Adik N juga diberikan nama yang tak kalah nyeleneh, yaitu . (titik). Pemberian nama yang berupa tanda baca ini memberikan kesulitan bagi anaknya karena komputer tidak bisa membaca nama itu ketika ujian di SD. Akhirnya, nama tersebut diubah menjadi kalimat, yakni Titik. (diolah dari berbagai sumber/Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini