Share

PPKM Level 2 di Jawa-Bali Didominasi Semarang Raya dan Solo Raya

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 04 Oktober 2021 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 337 2481093 ppkm-level-2-di-jawa-bali-didominasi-semarang-raya-dan-solo-raya-tr5HgL6sNb.jpg Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marinvest) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 di Jawa-Bali didominasi Semarang Raya dan Solo Raya.

Terdapat 20 kabupaten kota yang bertahan di level 2 yang didominasi Semarang Raya dan Solo Raya. Solo Raya sekarang masuk level 2,” ungkap Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (4/10/2021).

Sementara itu, Luhut mengatakan ada 107 kabupaten kota yang saat ini berada di level 3. “Dan untuk turun dari level dua ke level tiga bertambah dari 84 kabupaten kota menjadi suatu 107 kabupaten kota,” tuturnya.

Baca Juga:  Breaking News: PPKM Berlevel di Jawa-Bali Diperpanjang 2 Minggu Kedepan

Luhut mengatakan penurunan level 2 ke level 3 ini karena cakupan vaksinasi yang belum terpenuhi. “Karena mereka belum mampu ya, saya ulangi belum mampu meningkatkan jumlah capaian vaksinasi,” katanya.

Selain itu, Luhut mengatakan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih akan melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 sampai dengan 2 minggu ke depan.

“Aglomerasi Jabodetabek belum turun (dari level 3 ke level 2),” katanya.

Baca Juga:  Pemprov DKI Tunggu Pemerintah Pusat Terkait Perpanjangan PPKM

Luhut mengatakan, ada tiga wilayah di Jabodetabek yang vaksinasinya masih belum memenuhi kriteria. “Karena ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Bekasi ini masih kekurangan vaksinasi level 3, sehingga kami akan melakukan task force untuk ini,” katanya.

Oleh karena itu, Luhut mengatakan sebanyak 2 juta vaksin akan didistribusikan ke Jabodetabek khususnya tiga wilayah tersebut. “Jadi ada dua juta vaksin yang akan kita suntikan dalam waktu minggu minggu ke depan,” tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini