Gajah Mada dan Majapahit Berusaha Taklukkan Wilayah Singasari Kembali

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 03 Oktober 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 337 2480429 gajah-mada-dan-majapahit-berusaha-taklukkan-wilayah-singasari-kembali-1qU9iSsqWd.jpg Mahapati Majapahit, Gajah Mada (foto: istimewa)

JAKARTA - Jabatan patih amangku bumi yang diemban Gajah Mada membuatnya mempunyai wewenang penuh dalam sistem pemerintahan. Maka saat menjabat patih amangku bumi inilah Gajah Mada berujar akan menunaikan politik nusantara, atau menaklukkan wilayah - wilayah lain.

Dikisahkan pada buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" tulisan Slamet Muljana, Raja Majapahit yang dijabat Tribhuwana Tunggadewi dan Rajadewi Maharajasa mendukung Gajah Mada. Sang rani atau berarti permaisuri ini memiliki utang budi kepada Gajah Mada.

Baca juga:  Raja-Raja Majapahit Ternyata Keturunan Ken Arok, Pendiri Kerajaan Singasari

Maka Gajah Mada hampir seluruhnya berhak menetapkan program politik pemerintahannya. Program politik yang diumumkan berbeda dengan program politik yang pernah dijalankan oleh Raja Kertarajasa dan Jayanegara. Di masa pemerintahan keduanyalah pemberontakan - pemberontakan sering terjadi.

Program politik Gajah Mada, pada hakikatnya adalah kelanjutan gagasan nusantara Raja Kertanegara. Lebih tepat disebut sebagai Gagasan Nusantara II. Dimana itu berisi usaha menundukkan pulau - pulau dan negara - negara seberang, seperti yang termuat dalam sumpah Gajah Mada, yang terkenal dengan Sumpah Pallapa-nya.

 Baca juga: Gajah Mada Ternyata Seorang Adhyaksa, Hakim Tertinggi di Majapahit

Jika kita memperhatikan pula negara - negara yang akan ditundukkan itu, adalah negara-negara seberang yang pernah ditundukkan di masa pemerintahan Kerajaan Singasari. Namun keruntuhan Singasari dan kerusuhan dalam negeri membuat negara - negara ini bebas kembali.

Demikianlah Gajah Mada mencoba ingin mengulang kisah sukses Singasari kendati mendapat ledekan dari pejabat tinggi Majapahit, termasuk Aria Tadah yang sebelumnya menjabat sebagai patih amangku bumi. Tapi Gajah Mada tetaplah Gajah Mada, ia terus berusaha merealisasikan mimpinya menundukkan nusantara.

Langkah pertama untuk menyingkirkan orang - orang di pemerintahan yang tak satu visi misi dengannya. Alhasil dari sana terjadi perubahan susunan kabinet di awal pemerintahan Gajah Mada. Pengangkatan Gajah Mada sebagai patih amangku bumi sendiri terjadi pada tahun Saka 1268 atau tahun 1246 Masehi.

Konon setelah itu, dikisahkan pada kitab Negarakertagama, Bali menjadi daerah pertama yang diinvasi serangan Majapahit. Serangan ini tercatat terjadi pada tahun Saka 1265.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini