Share

Ketum Pemuda Perindo Effendi Syahputra: Kader & Milenial Terus Maknai Nilai Luhur Kesaktian Pancasila

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 01 Oktober 2021 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 337 2479789 ketum-pemuda-perindo-effendi-syahputra-kader-milenial-terus-maknai-nilai-luhur-kesaktian-pancasila-pXQBVc3J6b.jpg Effendi Syahputra/ Okezone

JAKARTA - Ketua Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra menyatakan Hari Kebangkitan Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober merupakan refleksi bagi kader muda dan milenial untuk selalu mengingat perjalanan sejarah perjuangan para pahlawan revolusi dalam mempertahankan ideologi bangsa dan negara, Pancasila.

"Di Hari Kesaktian Pancasila ini, Pemuda Perindo meminta semua kader muda Partai Perindo memaknai bahwa nilai-nilai Pancasila telah melalui ujian yang panjang untuk menjadi filosofi bangsa dan negara Indonesia," kata Effendy di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Dengan demikian di momen peringatan Hari Kebangkitan Pancasila ini, sudah sepatutnya generasi muda Indonesia untuk melanjutkan cita-cita perjuangan dari perjalanan sejarah dengan mengaplikasikan nilai-nilai terkandung di dalam Pancasila.

"Sudah seharusnya anak-anak muda, terutama generasi milenial untuk terus memaknai dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam kehidupan," ujar Effendy.

Effendy menuturkan dalam mengaplikasikan nilai-nilai luhur Pancasila generasi muda dituntut memaknai bingkai persatuan kesatuan yang tertuang dalam Pancasila, dengan saling menghargai antar-satu sama lain dan menjauhi perpecahan.

Seperti diketahui, untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi www.partaiperindo.com.

"Pemuda harus memaknai bingkai persatuan Indonesia sebagai salah satu nilai dari Pancasila, melakukan perbuatan yang menghargai sesama, menghindari perpecahan, menjaga kerukunan antar-umat beragama di Indonesia," tutup Effendy.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Diketahui, setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kebangkitan Pancasila untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.

Para pahlawan revolusi terdiri dari 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah yang menjadi korban dalam peristiwa G30/S PKI.

Ketujuh pahlawan revolusi itu di antaranya yaitu: Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Suprapto, Mayor Jenderal MT Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal D I Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo dan Lettu Pierre Andreas Tendean yang merupakan ajudan dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang masuk daftar jenderal yang diculik dalam G30S/PKI.

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini