Share

Soal Tudingan Rp100 Miliar Bela Moeldoko, Yusril : Advokat Tak Tawarkan Jasa

Kiswondari, Sindonews · Jum'at 01 Oktober 2021 00:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 337 2479549 soal-tudingan-rp100-miliar-bela-moeldoko-yusril-advokat-tak-tawarkan-jasa-sKO1QzBuHb.jpg Yusril Ihza Mahendra. (Foto : Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Advokat senior Yusril Ihza Mahendra menjawab tudingan elite senior Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa Yusril menawarkan kubu AHY untuk menggunakan jasanya dengan harga Rp100 miliar.

Namun, karena kubu AHY tidak sanggup memenuhi, Yusril memilih menjadi kuasa hukum Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit pimpinan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, untuk menguji materi AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

“Advokat itu pasif. Dia tidak boleh menawarkan jasa kepada orang lain. Selama ini saya tetap konsisten dengan hal itu,” kata Yusril saat dihubungi, Kamis (30/9/2021).

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menjelaskan, advokat bertindak secara profesional dengan mematuhi Undang-Undang (UU) dan Kode Etik Advokat.

Yusril menegaskan, pengujian formil dan materil AD/ART Partai Demokrat ke MA merupakan suatu terobosan hukum. Karena, partai adalah instrumen penting dalam menyelenggarakan negara dan membangun kehidupan yang demokratis.

“Karena itu, AD ART parpol yang pembentukannya diidasarkan atas kewenangan dan delegasi UU, tidak boleh menabrak UUD 45 dan UU,” ujar Yusril.

Menurut Yusril, kalau permohonan ini dikabulkan MA, akan banyak AD/ART parpol yang diuji ke MA. Karena itu ke depan, tidak akan ada lagi parpol-parpol yang bercorak oligarkis, nepotis dan monolitik.

Baca Juga : Yusril Gugat AD/ART Demokrat ke MA, Mahfud MD : Tak Akan Ada Gunanya

“Semua partai harus demokratis. Kalau partai demokratis, maka negara juga akan demokratis,” tandas Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini