Jelang Pembukaan PON, Satgas Covid-19 Beberkan Rincian Prokes yang Harus Dilaksanakan

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 30 September 2021 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 337 2479481 jelang-pembukaan-pon-satgas-covid-19-beberkan-rincian-prokes-yang-harus-dilaksanakan-xrkPP5nKSW.jpeg Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)

JAKARTA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua kurang dua hari lagi akan dibuka secara resmi. Seperti diketahui upacara pembukaan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2021 mendatang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa hal ini telah diatur di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.46/2021 tentang Penyelenggaraan PON XX .

“Terkait dengan ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan PON seperti atlet, official, panitia, penonton masyarakat di sekitar lokasi, harus menjalankan protokol kejahatan secara ketat dan telah mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama,” katanya dalam konferensi persnya, Kamis (30/9/2021).

Wiku mengatakan bahwa sebagaimana yang diatur di dalam Inmendagri tersebut ada instruksi khusus bagi Bupati Jayapura yang menjadi tuan rumah upacara pembukaan dan penutupan PON XX. Salah satunya soal pembatasan jumlah penonton.

“Pembatasan jumlah penonton maksimal 10.000 orang yang sudah termasuk di VVIP, VIP Paspampres, TNI Polri dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga: Pastikan Prokes dan Pengamanan PON Papua, Kapolri Tinjau 3 Venue

Kemudian tidak melakukan pemasangan tenda untuk kegiatan nonton bareng di luar stadion. Masyarakat diminta untuk menyaksikan pertandingan di rumah masing-masing.

Lalu juga diminta melakukan pemeriksaan kesehatan bagi tamu dan penonton. Dimana tamu dan penonton wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 2 x 24 jam atau hasil negatif tes antigen 1 x 24 jam dan bukti telah divaksin saat proses penukaran gelang 1 -3 hari sebelum hari H.

Kemudian melakukan pengawasan kedisiplinan protokol kesehatan secara persuasif dan Simpatik, menyediakan fasilitas kesehatan, ambulans beserta tenaga kesehatan di sejumlah titik tertentu di dalam maupun di luar Stadion.

“Apabila ditemukan tamu atau penonton yang positif covid 19, maka tidak diizinkan untuk memasuki lokasi pertandingan PON XX. Selanjutnya tamu atau penonton yang positif covid 19 harus diisolasi atau dilakukan penanganan sesuai kondisi dan waktu yang ditentukan. Serta dilakukan pelacakan secara intensif terhadap orang yang berinteraksi dengan tamu yang positif tersebut,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini