Share

Ketua KPK Sebut 10 Anggota DPRD Muara Enim Diperiksa, Jika Cukup Bukti Langsung Ditahan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 30 September 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 337 2479455 ketua-kpk-sebut-10-anggota-dprd-muara-enim-diperiksa-jika-cukup-bukti-langsung-ditahan-3cN8EcmCPH.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memeriksa 10 anggota DPRD terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 yang dimulai pada September 2021.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan jika ada pemeriksaan tersebut. Jika cukup bukti, nantinya 10 anggota DPRD Muara Enim tersebut akan dilanjutkan dengan penahanan.

Diketahui, Tim Penyidik juga telah melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di DPRD Muara Enim dan juga telah melalukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi.

KPK juga akan segera merilis nama-nama dan konstruksi perkara dari kasus ini. "Nanti pak AM (Alexander Mawarta) yang melakukan konferensi press," jelasnya.

Baca Juga: Penyidikan Baru Kasus Suap di Muara Enim, KPK Geledah Kantor DPRD

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut pihaknya saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 yang dimulai pada September 2021.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 yang dimulai pada September 2021," ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (29/9/2021).

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini