Share

MUI Minta Rapatkan Shaf Sholat, Ini Reaksi Satgas

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 30 September 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 337 2479445 mui-minta-rapatkan-shaf-sholat-ini-reaksi-satgas-9eRSwCcdxG.jpg MUI minta rapatkan shaf sholat, Foto: Okezone

JAKARTA--Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta jamaah sholat untuk merapatkan shaf di daerah yang level 1 dan berzona hijau. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa PPKM level 1 dan zona hijau memang memiliki penilaian terbaik dalam hal penanganan Covid-19.

(Baca juga: Gawat! Varian Mu Sudah Masuk Malaysia, Cegah Jangan Sampai Masuk RI)

Wiku mengingatkan untuk tidak lalai karena covid-19 belum sepenuhnya hilang. Dia mengatakan saat ini daerah yang telah memasuki PPKM level 1 diantaranya Kabupaten Lampung dan Kabupaten Blitar.

“Prinsipnya level 1 dalam assesment leveling dan zona hijau dalam sistem zonasi adalah hasil penilaian yang paling baik melalui perhitungan berbagai indikator. Walau begitu bukan berarti kita bisa lalai dengan situasi yang aman tersebut karena covid-19 masih ada di sekitar kita,” ujarnya Kamis (30/9/2021).

(Baca juga: Pastikan Prokes dan Pengamanan PON Papua, Kapolri Tinjau 3 Venue)

Dia pun memastikan bahwa dalam pelaksanaan ibadah harus tetap menjaga jarak dan adanya pembatasan kapasitas serta selalu menjaga prokes.

“Sampai saat ini pengaturan kegiatan ibadah di rumah ibadah atau berjamaah secara nasional dengan memperhatikan kedua indikator penilaian tersebut mengimbau adanya pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak saat beribadah serta mencuci tangan sebelum dan sesudah beribadah,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, bahwa jika ada perubahan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah akan disampaikan oleh Kementerian Agama.

“Kedepannya jika diterapkan perubahan pengaturan khususnya pedoman beribadah secara rinci di rumah ibadah akan disampaikan oleh Kementerian Agama yang sebelumnya telah melalui kesepakatan lintas kementerian atau lembaga,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini