Share

Megawati Bilang Vaksin Bukan Obat Covid-19

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 30 September 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 337 2479345 megawati-bilang-vaksin-bukan-obat-covid-19-yXcCodaL7B.jpg Megawati Soekarnoputri (Foto : Tangkapan Layat Video)

JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan vaksin 'bukan obat' Covid-19 melainkan untuk penambah imunitas tubuh.

"Saya sendiri yakin, sebenarnya banyak yang kurang mengerti sebetulnya vaksinasi itu bukan obat, tapi vaksin itu sesuatu yang dimasukkan ke tubuh kita untuk kita tubuh kita itu bisa bergerak imunitasnya," kata Megawati di Youtube PDI perjuangan, Kamis (30/9/2021).

Megawati mengucap rasa syukur sebanyak 70 juta masyarakat telah divaksin. Meskipun masih jauh dari target yang akan dicapai.

"Meskipun Alhamdulillah kalau saya baca dari laporan satgas Covid-19 sekitar 70 juta rakyat kita alhamdulillah sudah divaksin. Meskipun masih jauh dari target karena kita tau dengan anak kecil dan manula dan lain sebagainya rakyat Indonesia itu jumlahnya 270 juta," tuturnya.

Baca Juga : Kemenkes : Tren Penurunan Kasus Positif dan Angka Kematian Covid-19 Terus Berlanjut

Kemudian, Megawati menceritakan keluh kesahnya melihat masyarakat abaikan protokol kesehatan meskipun telah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Saya perhatikan kalau sudah divaksin lalu boleh keluar dengan bebas tidak mau mengikuti aturan kesehatan lagi terutama saya masih banyak melihat yang sering kali dilanggar tidak memakai masker lalu tidak membuat jarak dan sepertinya hanya mengacuhkan," ujar Megawati.

Kalau ada kerumunan satu sama lain, dan tidak mau memberikan perhatian bahwa harus pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, menurut Megawati bentuk kelalaian yang patut dibenahi.

Lebih lanjut, Megawati meminta jajaran tiga pilar partai untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan.

"Saya minta juga kepada seluruh tiga pilar partai untuk terus menerus justru kita menggalang kita menkonsolidasikan disiplin ini kepada rakyat banyak," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini