Share

Gawat! Varian Mu Sudah Masuk Malaysia, Cegah Jangan Sampai Masuk RI

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 30 September 2021 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 337 2479208 gawat-varian-mu-sudah-masuk-malaysia-cegah-jangan-sampai-masuk-ri-v6S3PyQSw8.jpg ilustrasi pasien Covid-19/ Okezone

JAKARTA - Virus Covid-19 varian Mu saat ini sudah menyebar di hampir ke 40 negara dunia. Bahkan, varian Mu ini sudah masuk negara tetangga, Malaysia.

(Baca juga: Varian Mu Covid-19 Patut Diwaspadai, Tapi Tak Perlu Panik)

“Bahwa memang mutasi-mutasi ini ada terus, yang paling dominan adalah memang Delta itu betul. Varian Mu juga sudah ada, itu berasal dari Amerika Selatan Kolombia ya tetapi sudah menyebar ke hampir ke-40 negara,” ujar Juru Bicara Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan, secara virtual di Youtube BNPB, Kamis (30/9/2021).

(Baca juga: 7 Aturan Pembatasan Pintu Masuk Internasional Antisipasi Masuknya Varian MU)

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah harus mewaspadai agar varian Mu tidak masuk ke Indonesia. Dia juga meminta agar belajar jangan sampai masuk seperti varian Delta.

“Bahkan ini harus waspada ya, varian Mu yang terakhir ya yang terbaru itu sudah sampai Malaysia. Negara tetangga kita loh, udah dekat loh, jangan sampai (terjadi seperti) Delta lagi, dulu sampai India kita tenang-tenang akhirnya masuk. Nah ini sudah sampai Malaysia Mu, kita harus antisipasi jangan sampai masuk ke Indonesia,” tegas Erlina.

Meskipun, kata Erlina, varian Mu ini masuk belum termasuk varian of concern (VoC) namun varian ini bisa berpengaruh terhadap penularan yang pesat dan derajat keparahan, juga efektivitas vaksin.

“Kalau Mu itu belum termasuk varian of concern, varian ini ada pengaruh terhadap bahaya penularan yang sangat pesat. Kemudian juga membuat penyakit tingkat derajat beratnya penyakit lebih berat dan juga berpengaruh terhadap vaksinasi,” katanya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Erlina mengatakan saat ini varian Mu ini masih variant of interest (VoI). “Jadi, baru menjadi perhatian dan sedang ditelaah, walaupun ada data menunjukkan kemungkinan potensi penularan yang cukup tinggi, cukup mudah dan resistansi dengan vaksin. Tapi itu masih perlu data untuk membuktikannya,”tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini