Share

Mengenal Pangkat dan Kedudukan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 29 September 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 337 2478796 mengenal-pangkat-dan-kedudukan-abdi-dalem-keraton-yogyakarta-C3nSdV3qyH.jpg Ilustrasi abdi dalem. (Foto: Istimewa)

ABDI dalem di Keraton Yogyakarta memiliki tugas membantu menjalankan sistem pemerintahan di Keraton. Kriteria bagi mereka yang ingin menjadi abdi dalem tentunya tak sembarang. Seorang calon abdi dalem harus memiliki sopan santun, unggah ungguh dan pendidikan mumpuni.

Nama abdi dalem di Keraton diberikan berdasarkan pangkat dan kedudukan yang dimiliki. Melansir laman resmi Keraton Jogja, sebelum diangkat menjadi abdi dalem, seorang calon  harus menjalani masa percobaan selama 2 tahun. Adapun jenjang kepangkatan abdi dalem di Keraton adalah Jajar, Bekel Anom, Bekel Sepuh, Lurah, Penewu, Wedono, Riya Bupati, Bupati Anom, Bupati Sepuh, Bupati Kliwon, Bupati Nayoko, dan Pangeran Sentana.

Proses seorang abdi dalem untuk bisa melangkah ke jenjang berikutnya, berbeda antara Abdi Dalem Tepas dan Abdi Dalem Caos. Pengertian dari Abdi Dalem Tepas adalah mereka yang berkewajiban bekerja dan berkantor di Keraon. Kenaikan pangkatnya diajukan setiap 3 tahun.

Baca juga: Cerita Raja Majapahit Menikahi Abdi Dalem Istana, Supaya Sembuh dari 'Raja Singa'

Sementara itu, Abdi Dalem Caos tidak memiliki keharusan untuk masuk bekerja setiap hari, dan hanya masuk pada waktu tertentu saja. Kenaikan pangkatnya bisa diusulkan dalam 4 sampai 5 tahun sekali.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Laman resmi Keraton Jogja pun menyebut, seorang abdi dalem yang memiliki latar belakang atau pendidikan tertentu berpeluang besar untuk bisa mendapat kenaikan pangkat setiap tahunnya. Kemudahan kenaikan pangkat ini bisa dicapai hingga kedudukan Wedono. Setelah sudah sampai di titik itu, abdi dalem kembali mengikuti aturan awal masa kenaikan pangkat, yakni 3 tahun sekali.

Selain adanya kenaikan pangkat yang bersifat reguler, abdi dalem juga bisa mendapat kenaikan pangkat secara khusus, berdasarkan perintah Sultan. Jabatan spesial itu adalah Bupati Nayoko dan Pangeran Sentana.

Ajeng Wirachmi/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini