Tantangan PON Papua Bukan Cuma Keamanan, tapi Juga Covid-19

Riezky Maulana, iNews · Rabu 29 September 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 337 2478699 tantangan-pon-papua-bukan-cuma-keamanan-tapi-juga-covid-19-8eJwt4b2gY.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin rapat bersama Forkopimda Se-Provinsi Papua tentang Perkembangan Pelaksanaan Vaksin di Wilayah Venue PON XX Papua, Rabu (29/9/2021). Dalam rapat itu, Hadi didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Ganip Warsito.

Panglima menjelaskan, PON adalah gelaran even yang amat menantang dari banyak sisi, mulai dari keamaaan dan juga Covid-19.

"PON XX Papua merupakan even yang sangat menantang, tidak saja dari sisi bagaimana mengamankan jalannya pertandingan, tetapi juga dari sisi ancaman pandemi Covid-19,” ujar Hadi melalui keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021).

Hadi menjelaskan, meskipun saat ini hampir di seluruh Indonesia meliputi 34 Provinsi, mengalami tren penurunan dalam kasus positif Covid-19, namun protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat.

Lebih jauh Panglima TNI menyampaikan bahwa komitmen utama suksesnya PON XX Papua tak hanya sebatas sukses prestasi dan acara .ainkan, sukses menangani penularan Covid-19. Sebab, kata dia, perhelatan akbar tingkat nasional ini melibatkan ribuan orang, sehingga harus melakukan persiapan secara matang.

"Percepatan vaksinasi menjadi syarat bagi 5 Kab atau Kota yang menjadi venue PON XX. Untuk mencapai kekebalan yang optimal dibutuhkan dua kali vaksin yang merupakan syarat bagi penonton untuk masuk ke venue PON,” imbuhnya.

Baca Juga : Kapolri ke Personel TNI-Polri: Kelancaran PON Papua Berada di Pundak Kita Semua

Panglima TNI juga mengatakan bahwa untuk akselerasi, Pemerintah Pusat telah memberikan prioritas distribusi vaksin dan dukungan tambahan tenaga vaksinator TNI-Polri dan relawan. Menurut dia, hal ini bertujuan untuk memastikan PON dapat tetap disaksikan oleh 25 perae. penonton secara langsung di venue-venue dengan syarat telah divaksin dua dosis dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk mencapai itu semua, Pemerintah Daerah sebagai leading sector penanganan pandemi dan penyiapan PON XX, tentunya harus meningkatkan upaya penanganan dengan memberdayakan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menuturkan bahwa keberhasilan dalam penanganan vaksinasi Covid-19 dan penyelenggaraan PON akan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia, terkhusus masyarakat Papua.

“Langkah penanganan yang harus segera dilaksanakan adalah meningkatkan disiplin protokol kesehatan, utamanya memakai masker. Kemudian memperkuat 3T (testing, tracing, treatment) untuk menurunkan laju penularan dan menyiapkan Isoter bagi masyarakat yang Isoman agar termonitor dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini