Kemenag Bahas Vaksin Booster Covid-19 bagi Calon Jamaah Umrah

Widya Michella, MNC Media · Selasa 28 September 2021 22:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2478356 kemenag-bahas-vaksin-booster-covid-19-bagi-calon-jamaah-umrah-tS8gU6kmun.jpg (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bersama sejumlah kementerian terkait lainnya membahas pemanfaatan vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga, termasuk apakah dimungkinkan dengan skema berbayar pada rapat yang berlangsung secara hybrid dari Kantor Kemenag Jakarta, Selasa (28/9/2021). Terutama bagi calon jamaah umrah agar bisa berangkat ke Arab Saudi.

“Jika memang harus menggunakan booster, dan bagaimana skema pemanfaatannya, ini tentunya memerlukan kebijakan. Ini akan kami konsultasikan di level pimpinan masing-masing kementerian,"ucap Sesditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Ramadhan Harisman demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Selasa,(28/09/2021).

Ia pun meminta Kemenkes dan Kemenlu untuk berkomunikasi dalam upaya diplomasi agar calon jamaah tidak perlu lagi menggunakan booster.

“Kami mengajak Kemenkes dan Kemenlu untuk bersinergi dalam upaya diplomasi, agar jemaah yang sudah vaksin dengan dua dosis lengkap tidak perlu lagi menggunakan booster,”

Baca Juga : 12 Ribu Jamaah dari 10 Negara Sudah Jalankan Ibadah Umrah

Disampaikan oleh Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nur Arifin, tentang perlunya pembahasan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Kesehatan terkait kemungkinan adanya kebijakan pemanfaatan vaksin booster bagi jemaah umrah.

Sebelumnya, vaksin Sinovac kini telah diakui oleh WHO dan Pemerintah Arab Saudi. Walaupun begitu Pemerintah Arab Saudi tetap mewajibkan pemberian dosis ketiga atau booster dengan vaksin yang diakui Arab Saudi yaitu Pfizer, Astrazeneca, Moderna dan Johnson and Johnson.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini