4 Penggerebekan Pesta Gay Bikin Heboh, Ada yang Berkedok Panti Pijat!

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 29 September 2021 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2478170 4-penggerebekan-pesta-gay-bikin-heboh-ada-yang-berkedot-panti-pijat-PIpQXomVVi.jpg Polda Jateng rilis penggerebekan panti pijat gay. (Ist)

FENOMENA penyimpangan seksual pria, atau yang biasa disebut gay (homoseksual) beberapa kali terjadi di Indonesia. Bahkan, banyak kasus pesta gay yang berujung penggerebekan polisi. Berikut adalah sederet kasus penggerebekan gay yang berhasil dihimpun tim Litbang MPI, pada Rabu (29/9/2021) :

Solo, Jawa Tengah

Sebuah tempat pijat plus-plus khusus pria digerebek aparat Polda Jawa Tengah pada 26 September 2021. Dari hasil penggerebekan, polisi menangkap 6 orang terapis dari tempat pijat yang berada di rumah kos di wilayah Banjarsari, Solo ini. Setelah ditelisik, seluruh terapis itu merupakan pasangan sesama jenis. Selain mengamankan terapis, polisi menyita beberapa barang bukti seperti uang senilai Rp300 ribu, minyak zaitun, alat kontrasepsi dan obat perangsang. Pemilik tempat pijat, DY sudah membuka usahanya selama 5 tahun dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Guna menggaet pelanggan, DY menggunakan media sosial dalam memasifkan usahanya itu. Adapun tarif yang dipatok berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.

Setiabudi, Jakarta Selatan

Awal September 2020, masyarakat tanah air dihebohkan dengan berita penggerebekan pesta gay di sebuah apartemen di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi berhasil mengamankan puluhan pria yang disinyalir kuat melakukan hubungan menyimpang sesama jenis. Tak tanggung-tanggung, pesta ini digelar sangat privat, dan tidak bisa sembarang orang bisa masuk.

Baca Juga : Tempat Pijat Gay di Solo Ternyata Sudah 5 Tahun Buka Praktek

Sebelumnya, polisi sudah mendapat informasi dari warga sekitar terkait adanya pesta gay di apartemen tersebut. Pihak kepolisian juga harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak keamanan apartemen, lantaran untuk masuk ke lokasi pesta itu harus menggunakan akses. (erh)

Bogor, Jawa Barat

Berbekal informasi masyarakat tentang adanya sekelompok pasangan sesama jenis, polisi berhasil melakukan penggerebekan di sebuah pemadian air panas yang ada di kawasan Parung, kabupaten Bogor pada 19 April 2020. Benar saja, polisi mendapati setidaknya 16 pria penyuka sesama jenis yang sedang melakukan aktivitasnya, seperti membuat konten video dengan menjawab pertanyaan yang ada.

Karena khawatir menjadi sasaran amarah warga, belasan pria itu dipulangkan polisi. Tentunya, setelah mereka bersedia membuat surat pernyataan.

Harmoni, Jakarta Pusat

Satu lagi kasus penggerebekan gay terjadi di Harmoni, Jakarta Pusat pada Oktober 2017. Kali ini, polisi menggerebek tempat gym yang dijadikan lokasi pesta gay. Dari kegiatan ini, sebanyak 51 pria diamankan polisi lantaran terlibat dalam pesta itu. Sementara itu, terdapat beberapa WNA yang juga masuk ke dalam daftar 51 pria itu, yakni warga negara Malaysia, Thailand, Singapura dan Cina.

Rupanya, bagi mereka yang ingin ikut dalam pesta sesama jenis tersebut harus membayar dengan nominal bervariatif, ada yang wajib menyerahkan uang Rp 165 ribu. Polisi akhirnya menggerebek lokasi itu karena kerap mendapat laporan dari warga setempat. Sebab, warga merasa jika aktivitas di tempat kebugaran itu berlangsung janggal. (diolah dari berbagai sumber/Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini