Polri Sebut Belum Ada Tanda Keberadaan Harun Masiku

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 28 September 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2478156 polri-sebut-belum-ada-tanda-keberadaan-harun-masiku-yFiIuqkMNr.jpg foto: istimewa

JAKARTA - Polri menyatakan sejauh ini belum menemukan tanda-tanda dari keberadaan mantan caleg PDIP, Harun Masiku, yang menjadi buron perkara suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Johni Asadoma mengungkapkan, negara yang tergabung dalam Interpol belum melaporkan adanya pergerakan dari Harun Masiku.

"Ya belum ada tanda-tanda lah. Masih berjalan, masih berjalan. biasa prsoes itu memang tidak cepat, butuh waktu yang lama," kata Johni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021).

Lebih dalam, Johni memastikan status Red Notice Harun Masiku sampai dengan lima tahun kedepan masih akan terus berlaku. Sehingga, apabila kedepannya ada laporan pergerakan di negara tertentu maka akan dilakukan proses lebih lanjut.

Baca juga: Perang Karangan Bunga di DPRD DKI, Ada yang Atasnamakan Harun Masiku Fans Club

"Ya red noticenya masih aktif, red notice itu kan dikeluarkan setiap 5 tahun, 5 tahun lagi kemudian Interpol akan menanyakan masih dibutuhkan atau tidak. Berarti tergantung analisa kami nanti," ujar Johni.

Sebelumnya, Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri telah mengirimkan surat khusus kepada anggota Interpol di ASEAN dan Asia Tenggara, terkait dengan upaya penangkapan Harun Masiku.

Baca juga: Tahu Keberadaan Harun Masiku, Deputi Penindakan KPK Sangat Ingin Menangkapnya

Nama Harun Masiku sendiri sudah terdaftar di situs resmi Interpol. Namun, penyidik memutuskan untuk tidak mempublikasi data Harun Masiku.

Harun Masiku merupakan mantan Caleg asal PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR.

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan; mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina; serta pihak swasta, Saeful (SAE).

Baca juga: Harun Masiku Akan Langsung Ditangkap jika Melintas di Negara Anggota Interpol

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini