Share

Penyakit TBC Juga Menyerang Kelompok Ekonomi Menengah

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 28 September 2021 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2478128 penyakit-tbc-juga-menyerang-kelompok-ekonomi-menengah-WzIUOHu6D5.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy (Ist)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan tuberkulosis (TBC) tidak hanya menyasar orang yang secara ekonomi tidak mampu, tetapi juga kelompok kelas menengah. Karena itulah penyakit ini tidak boleh disepelekan.

Muhadjir mengungkapkan, dirinya berkunjung ke sejumlah daerah yang kebetulan ada anggota keluarganya yang mengidap TBC. Namun di situ ia melihat seolah-olah tidak ada upaya pencegahan agar anggota keluarga lain yang serumah tidak ikut tertular khususnya anak-anak.

"Dan saya yakin anak-anak (di keluarga itu) sudah mulai terjangkit TBC dan ini merupakan hal yang perlu diperhatikan," ujar Muhadjir dalam acara Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting dan Penanggulangan Tuberkulosis secara virtual, Selasa (28/9/2021).

Muhadjir mengakui penyakit TBC tidak memiliki tingkat kecepatan penularan yang tinggi seperti Covid-19. Hal itulah yang menyebabkan banyak orang meremahkan penyakit tersebut. Padahal itu amat sangat berbahaya.

Baca Juga : Menko PMK Sebut Indonesia Penyumbang Pasien TBC Terbesar Kedua di Dunia

"TBC ini karena tidak memiliki tingkat kecepatan seperti Covid-19 penularannya, paling tidak gejalanya, maka sering dalam keluarga yang tidak mampu itu mengaggap remeh, meskipun ayah atau ibunya kena TBC, anaknya berada di rumah tanpa ada pencegahan," tuturnya.

Muhadjir bercerita, ketika masih mahasiswa, dirinya pernah tinggal bersama keluarga yang kebetulan penderita TBC. Seiring berjalannya waktu, anak-anak dari keluarga tersebut tumbuh besar. Ada yang berprofesi menjadi guru, pengusaha, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, sang anak yang telah tumbuh dewasa itu baru menyadari dirinya mengidap penyakit TBC karena tertular dari orang tuanya tanpa disadari. Muhadjir juga mengaku memiliki teman yang merupakan pengusaha besar, lalu meninggal dunia akibat TBC.

"Saya kaget sekali ketika saya punya teman pengusaha besar konglomerat kemudian meninggal dan saya tanya kepada keluarganya sakitnya apa, katanya sakit TBC. Dan setelah saya susuri kenapa kok bisa ketularan, memang dulu dalam keluarganya orang tuanya menderita TBC," tuturnya.

"Jadi TBC dikira menjadi penyakit langganan mereka yang kurang mampu, tapi sebetulnya dimungkinkan juga banyak sekali mereka yang ada di kelas menengah menderita TBC ini," pungkas Muhadjir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini