5 Fakta Muazin Dianiya hingga Telinga Nyaris Putus, Pelaku Malah Balik Melapor

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Selasa 28 September 2021 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2478055 5-fakta-muazin-dianiya-hingga-telinga-nyaris-putus-pelaku-malah-balik-melapor-vz9R5n8g9a.jpeg Muazin alami penganiayaan. (Foto: MNC Portal)

MEDAN - Seorang muazin dianiaya di area Masjid Raudhatul Islam, Jalan Yos Sudarso, usai Sholat Magrib pada Senin, 20 September 2021.

Diketahui penganiayaan dipicu karena pelaku tidak menyukai latar belakang korban. Berikut adalah fakta-fakta terkait kasus penganiayaan tersebut.

1. Kronologi

Kronologis penganiayaan dijelaskan korban Muhammad Syawal yang didampingi keluarganya saat mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum, di Jalan Alfalah, Kecamatan Medan Timur, guna mendapatkan perlindungan hukum. 

Syawal mengatakan, kejadian bermula ketika dirinya sedang menanak nasi di dapur masjid, pada Senin. 

Saat waktu Magrib tiba, korban mengumandangkan azan lalu menunaikan ibadah sholat bersama dengan pelaku MR dan jamaah lainnya. Usai sholat, korban bersama rekannya kembali ke dapur untuk makan malam. 

"Saya lagi makan, waktu datengin dia lagi gatau megang gelas apa piring, terus saya tanya lagi megang gelas apa megang piring, waktu saya bilang seperti itu dia tersinggung," ujarnya, Senin (27/9/2021).

Kemarahan pelaku semakin menjadi-jadi, pelaku MR dibantu temannya langsung menganiaya korban. Korban pun tidak bisa memberikan perlawanan.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Muazin yang Disayat Telinganya Naik ke Penyidikan

"Kemudian kurang puas mungkin dia menyerang saya lagi sementara kawannya memegang saya tanpa saya bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, entah dari mana datangnya, tiba-tiba dia megang pisau dan meyambit saya dengan pisau itu, 3 sampai 4 kali sempat ngelak-ngelak hanya kena leher. Yang ketiga kali saya bisa menghindar dan yang terakhir kena kuping saya yang ini," tambahnya.

Akibat penganiayaan itu, telinga korban nyaris putus dan harus mengalami 39 jahitan di telinga.

2. Saling Lapor

Kasus ini kini resmi naik ke tahap penyidikan, setelah sebelumnya polisi menerima laporan korban. Namun, polisi menyebut dalam kasus ini kedua belah pihak saling melapor.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kapolsek Medan Barat AKP Tina Putilawati pada Senin (27/9/2021) sore.

Dengan naiknya status kasus, nantinya tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka dalam kasus ini. Akan tetapi, Tina menyebut jika dalam kasus ini, kedua belah pihak saling membuat laporan pengaduan ke polisi karena merasa sama-sama menjadi korban.

Salah satu pihak melaporkan kasus ini ke Polsek Medan Barat, sedangkan satu pihak lagi melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan, sehingga nantinya penyidik Polsek Medan Barat akan berkoordinasi dengan penyidik Satreskrim Polrestabes Medan terkait kasus ini.

3. Sempat Cekcok

Latar belakang penganiayaan yang dilakukan pelaku diduga karena dendam pribadi.

Keduanya sempat cekcok lantaran pelaku penganiayaan tidak menyukai latar belakang Syawal karena pernah menggunakan narkoba dan tidak menyukai aktivitas korban di masjid.

Saat kejadian, Sawal menjelaskan bahwa dirinya sudah bertaubat. Situasi memanas dan MR disebut mendorong Syawal dan menyerangnya menggunakan pisau.

4. Alasan MR Balik Melapor

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Philips Antoni Purba mengatakan, MR membuat laporan karena menderita luka robek di tangannya. Namun demikian, Philip enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Lebih lanjut boleh tanyakan ke Sat Reskrim Polrestabes ya," ujarnya.

5. Tanggapan MUI

MUI Medan sangat menyayangkan hal tersebut. MUI menilai insiden itu harusnya dapat diselesaikan dengan duduk bersama tanpa kekerasan.

“Sangat menyayangkan insiden ini. Kita harap masyarakat mari kita jadikan rumah ibadah betul-betul jadi tempat yang membawa ketenangan. Kemana lagi orang mengadukan kegelisahan dirinya kalau bukan rumah ibadah,” ujar Ketua MUI Kota Medan, Hasan Matsum, Senin.

MUI Kota Medan meminta permasalahan keduanya diselesaikan secara keumatan agar tidak mudah diadu domba.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini