Kisah Perjuangan Raden Wijaya Kabur dari Kejaran Tentara Kediri

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 28 September 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 337 2477814 kisah-perjuangan-raden-wijaya-kabur-dari-kejaran-tentara-kediri-k1ggEttJma.jpg Raden Wijaya (foto: ist)

RAJA KERTANEGARA dan Singasari tamat oleh serangan dari Jayakatwang dari Kerajaan Kediri. Raden Wijaya yang merupakan menantu dari Kertanegara berhasil meloloskan diri dari serangan Kediri.

Konon kaburnya Raden Wijaya dipenuhi rintangan-rintangan yang tak mudah hingga berhasil melarikan diri ke Sumenep. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" tulisan Slamet Muljana.

Baca juga:  Raja Majapahit Raden Wijaya, Gelarnya Terhubung dengan Ken Arok dan Jayawisnuwardana

Raden Wijaya yang melarikan diri dengan sekitar 600 tentara Singasari kabur ke utara menuju wilayah Pamotan. Kejaran demi kejaran tentara Kediri terus mewarnai pelarian Raden Wijaya dan sisa tentaranya dari Singasari.

Pasukan Singasari ini harus menghadapi tantangan dan ancaman musuh, serta bahaya alam yang hadir. Tercatat para pasukan Raden Wijaya yang lari ke Kembangsri ternyata justru terendus oleh Kediri. Mereka pun terus berlari hingga menyeberangi sungai dengan arus yang deras.

Baca juga:  Kisah Cinta Raden Wijaya dengan 4 Putri Kertanegara dan Dara Petak

Saat menyeberangi sungai inilah, diketahui banyak pasukan Raden Wijaya yang hanyut dan tewas. Tak sedikit pula yang akhirnya menyerah tertangkap musuh. Tercatat dari puluhan tentara Raden Wijaya, hanya 12 orang saja yang berhasil selamat termasuk Raden Wijaya.

Rombongan pasukan Raden Wijaya ini akhirnya menuju Dusun Kudadu dengan kondisi lapar, letih, dan lesu. Beruntung di desa tersebut, oleh ketua desa sisa pasukan Raden Wijaya disediakan makan dan minum. Ketua desa juga memberikan tempat bersembunyi dari kejaran pasukan Kediri.

Selanjutnya Raden Wijaya bergerak terus ke utara menuju Rembang, untuk kemudian melarikan diri ke Madura. Pengawalan diberikan oleh Ketua Desa Kudadu sampai Rembang, alhasil ini pun menggugah Raden Wijaya dan menggerakkan hatinya untuk membalas kebaikan warga Kudadu.

Raden Wijaya pun melarikan diri ke Sumenep dan diterima oleh Adipati Arya Wiraraja yang pernah menjadi pejabat di Singasari, sebelum akhirnya disingkirkan oleh Kertanegara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini