Mahfud MD Sebut Pemerintah Usul Pemilu Digelar 15 Mei 2024

Riezky Maulana, iNews · Senin 27 September 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 337 2477668 mahfud-md-sebut-pemerintah-usul-pemilu-digelar-15-mei-2024-SNIPmoYc7g.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Riezky Maulana)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyebut hari ini beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju telah menggelar rapat internal dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin ihwal pembahasan hari pencoblosan Pemilu 2024. Dari rapat itu tercetus empat tanggal yang dinilai ideal untuk menggelar pesta demorkasi tersebut.

Lebih jauh dipaparkan Mahfud, adapun detail tanggal yang tercetus di rapat itu antara lain, 24 April, 6 Mei, 8 Mei, serta 15 Mei.

"Tadi rapat di Istana menyampaikan laporan bahwa kita bersimulasi tentang empat tanggal pemungutan suara Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif Tahun 2024 yang urutannya itu tanggal 24 April, 15 Mei, 8 Mei atau 6 Mei," tutur Mahfud dalam keterangan video, Senin (27/9/2021).

Baca Juga:  Kajian Jadwal Pelaksanaan Pemilu 2024 Diumumkan Pekan Depan

Mahfud memaparkan, dari empat tanggal yang diwacanakan, pemerintah menilai tanggal 15 Mei 2024 menjadi tanggal yang paling rasional menggelar Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif. Sebab, di tanggal tersebut banyak proses yang lebih singkat, mulai dari waktu sampai dengan anggaran.

"Pilihan pemerintah adalah tanggal 15 Mei. Tanggal 15 Mei ini adalah tanggal yang paling rasional untuk diajukan ke KPU dan DPR sebelum tanggal 7 Oktober. Tidak bisa mundur ke berikutnya lagi, karena tahapan ini harus ditentukan tanggalnya," ucapnya.

Mahfud mengatakan, jika pemungutan suara berlangsung di tanggal itu, maka masa kampanye mampu diperpendek, masa jarak antara pemungutan suara dengan pelantikan presiden pun juga tidak terlalu lama.

"Pokoknya kalau terpilih lalu diantisipasi mungkin ada peradilan di MK kalau sengketa, atau mungkin ada putaran kedua dihitung semuanya. Kemudian memperhitungkan hari-hari besar keagamaan dan hari besar nasional," ungkapnya.

Baca Juga:  Arya Fernandez: Posisi Tawar Airlangga Hartarto Sangat Tinggi, Capres Kuat 2024

Adapun para menteri yang mengikuti rapat bersama Presiden dan Wapres yaitu Mensesneg Pratikno, Menseskab Pramono Anung, Mendagri Tito Karnavian Menkeu Sri Mulyani, Menkumham Yasonna Laoly, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini