Ustadz Diserang Bukan Kriminalisasi Ulama, tapi Korban Tindak Kriminal

Riezky Maulana, iNews · Senin 27 September 2021 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 337 2477291 ustadz-diserang-bukan-kriminalisasi-ulama-tapi-korban-tindak-kriminal-feIGoEoIZe.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut beragam insiden yang belakangan muncul terkait dengan ulama dan ustadz bukanlah kriminalisasi. Menurut dia terjadi salah kaprah ihwal istilah 'kriminalisasi ulama'.

Hal itu ditegaskan Mahfud atas respons atas peristiwa tindakan kriminal yang diarahkan terhadap seorang ustaz di Batam, pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, serta penembakan ustas di Bogor.

"Istilah kriminalisasi ini salah, karena kalau kriminalisasi terhadap ulama atau ustaz itu berarti ulama atau ustaz tidak melakakukan kegiatan apa-apa lalu dituduh melakukan tindak kriminil, itu namanya kriminalisasi," tutur Mahfud melalui keterangannya, Minggu (26/9/2021).

Menurut dia, peristiwa yang terjadi belakangan ini justru para tokoh atau ulama tersebut menjadi korban dari tindakan kriminal yang nyata. Sehingga, hal itu tak bisa dikategorikan sebagai kriminalisasi ulama.

"Yang terjadi belakangan ini justru orang yang disebut ustadz atau tokoh, atau tempat ibadah itu menjadi korban dari sebuah kegiatan kriminal yang nyata. Sehingga yidak bisa dianggap kriminalisasi terhadap tokoh agama," ungkapnya.

Oleh karenanya, eks Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengimbau agar seluruh elemen masyarakat selalu berhati-hati. Dia mengatakan, jangan sampai kondisi keutuhan dan kedamaian di Indonesia terganggu lantaran masyarakat terprovokasi.

"Kita semua harus hati-hati. Aparat hati-hati, masyarakat juga hati-hati, jangan terprovokasi, kita ini harus menjaga keutuhan dan kedamaian di negara ini," katanya.

Baca Juga : 3 Komentar Pejabat Publik soal Gelombang Ketiga Covid-19

Tak hanya itu, Mahfud meminta aparat penegak hukum untuk bertindak secara tegas dalam mengusut kasus-kasus tersebut. Menurutnya, para pelaku yang menargetkan ulama atau pemuka agama harus ditangkap dan diproses hukum.

"Saya tegaskan, siapapun pelakunya supaya ditangkap dan diproses," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini