Banjarmasin Macet Parah, Jokowi Minta Jembatan Sei Alalak Dibuka

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 26 September 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 337 2476998 banjarmasin-macet-parah-jokowi-minta-jembatan-sei-alalak-dibuka-mroXLBQ0Jz.jpg Foto: Kementerian PUPR

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah membuka Jembatan Sei Alalak di Provinsi Kalimantan Selatan. Mendapat pemerintah Jokowi, pihak Sekretariat Presiden langsung berkoordinasi dengan Kementerian PUPR.

(Baca juga: Satu Brimob Gugur, Ini Kronologi Baku Tembak Satgas dengan KKB Teroris Lamek Taplo di Kiwirok)

“Benar, Bapak Presiden meminta agar Jembatan Sei Alalak ini segera dibuka. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ucap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dilansir dari rilis Biro Pers Setpres, Minggu (26/9/2021).

(Baca juga: Tumpukan Uang Rp1,5 Miliar Membuat Juned Tak Kuasa Menjual Merpati Kesayangannya)

Sebelumnya, Warga Kalimantan Selatan meminta agar Jembatan Sei Alalak segera dibuka. Jembatan ini menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala menuju Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan ini terkenal kemacetannya terutama setelah Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.

Desakan warga Kalimantan Selatan ini mendapat perhatian Presiden Joko Widodo. Mengetahui pentingnya pembukaan jembatan ini untuk masyarakat, Presiden meminta agar jembatan ini segera dibuka.

Heru mengatakan, bahwa pembukaan jembatan tersebut dapat dilakukan dengan uji coba operasional secara terbatas hingga pelaksanaan peresmian. “Jenis kendaraan yang diizinkan hanya untuk roda dua dan mobil penumpang,” ucap Heru.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan arahan Presiden.

“Kami telah melakukan pengecekan akhir kondisi jembatan tersebut dan siap dibuka sesuai arahan Presiden,” ucap Basuki.

Basuki juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Polda Kalimantan Selatan terkait koodinasi untuk ujicoba operasional terbatas ini. Dan juga untuk melakukan pengawalan dan pengamanan,” ucap Basuki.

Basuki meminta agar masyarakat mentaati aturan lalu lintas. Selain itu, ia pun meminta agar kendaraan roda dua dan mobil penumpang tidak parkir atau berhenti di atas jembatan.

“Kami khawatir karena jembatan baru, masyarakat ingin berhenti untuk melihat jembatan atau berfoto. Mohon untuk kepentingan bersama kita tertib dan mentaati aturan lalu lintas,” ujar Basuki.

Lebih lanjut, Basuki meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di area jembatan. Jembatan Sei Alalak telah selesai seluruh proses pembangunannya pada Jumat, 24 September 2021. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun dan juga akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini