Peristiwa 26 September: Jatuhnya Pesawat Garuda di Medan

Tim Okezone, Okezone · Minggu 26 September 2021 04:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 337 2476910 peristiwa-26-september-jatuhnya-pesawat-garuda-di-medan-W4zuSZgY3U.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi baik dalam maupun luar negeri pada 26 September setiap tahunnya. Beberapa di antaranya adalah jatuhnya Pesawat Garuda Indonesia di Medan, Sumatera Utara.

Untuk mengingat maupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa pada 26 September dari Wikipedia:

1. Pesawat Garuda Indonesia Jatuh di Medan

Garuda Indonesia Penerbangan GA 152 adalah sebuah pesawat Airbus A300-B4 yang jatuh di Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia, sekitar 32 km dari Bandara Polonia dan 45 km dari kota Medan saat hendak mendarat di Bandara Polonia pada tangal 26 September 1997.

Kecelakaan ini menewaskan seluruh orang di dalamnya yang berjumlah 234 orang (222 penumpang dan 12 awak) dan hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terburuk dalam sejarah Indonesia. Saat kecelakaan terjadi, kota Medan sedang diselimuti kabut asap tebal akibat pembakaran hutan.

Baca juga: Begini Cara Maskapai Genjot Pariwisata saat Pandemi Belum Sirna

2. Sumatera Dibagi Tiga Provinsi

Pada 26 September tahun 1959, Sumatra dibagi menjadi tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan.

Penduduk pulau ini sekitar 57.940.351, sensus tahun 2018. Pulau ini dikenal pula dengan nama lain yaitu Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa. Kemudian pada Prasasti Padang Roco tahun 1286 dipahatkan swarnnabhūmi bahasa Sanskerta, berarti tanah emas dan bhūmi mālayu Tanah Melayu untuk menyebut pulau ini.

Selanjutnya dalam naskah Negarakertagama dari abad ke-14 juga kembali menyebut "Bumi Malayu" (Melayu) untuk pulau ini.

Baca juga: Garuda Terseok-seok hingga Punya Utang Rp70 Triliun, Serikat Karyawan: Beban Masa Lalu

3. Kelahiran Hary Tanoesoedibjo

Hary Tanoesoedibjo, B.Com., M.B.A. atau Hary Tanoe lahir di Surabaya, 26 September 1965.

Ia adalah seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo).

Baca juga: Soal Citilink Mau Dibesarkan, Dirut Garuda: Itu Baru Diskusi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini