Airlangga Hartarto Jadi Magnet Politik, Adi Prayitno: Sangat Layak, Tokoh yang Paling Realistis Maju di Pilpres 2024

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 25 September 2021 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 337 2476829 airlangga-hartarto-jadi-magnet-politik-adi-prayitno-sangat-layak-tokoh-yang-paling-realistis-maju-di-pilpres-2024-wBJnkuNiGX.jpg foto: istimewa

JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menjadi silaturahmi politik terbaru.

Diketahui, pertemuan Airlangga dengan Ganjar itu terjadi pada Jumat 24 September 2021 di Klaten dan dengan Muhaimin pada Sabtu (25/9/2021) di Jakarta. Hal itu dinilai menjadi pertanda positif usaha Airlangga untuk menjalin komunikasi politik yang lebih intens.

“Saya kira ini bagian dari silaturahmi politik plus-plus dari Airlangga Hartarto,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Mesranya Airlangga dan Cak Imin Jalan Pagi Bersama, Sinyal Koalisi 2024?

Adi menilai Airlangga sudah makin mengintensifkan komunikasi politik dengan berbagai elemen. Hal tersebut juga terkait dengan tanggung jawab Airlangga dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Aktivitas ini wajib dilakukan oleh Airlangga sebagai bentuk tanggung jawab politik sebagai Menko, sehingga ia harus menjalankan komunikasi dengan berbagai kepala daerah,” ungkap Adi.

Baca juga: Ssttt Ini Bocoran Perbincangan Airlangga - Ganjar, Siap Duet di 2024?

Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah itu menilai, komunikasi tersebut penting guna menegaskan kerja Airlangga yang berdampak positif. Akan tetapi, publik juga tidak bisa menutup mata bahwa apa yang dia lakukan selama ini punya efek dan insentif yang kemudian dibaca publik sebagai upaya untuk jalan menuju Pilpres 2024.

Jadi, lanjutnya, tokoh-tokoh yang ditemui oleh Airlangga baik Ganjar, Cak Imin, Habib Lutfi atau ulama-ulama di Jawa Tengah dan Jawa Timur itu secara simbolisasi menunjukkan jika Airlangga sudah melakukan penetrasi ke berbagai aktor dan tokoh-tokoh penting.

Menyoal agenda 2024, Adi menilai Airlangga merupakan tokoh yang realistis untuk maju dalam Pilpres 2024, karena posisinya merupakan Ketua Umum Partai Golkar. Apalagi, Airlangga ini sudah diwajibkan oleh kadernya untuk maju di Pilpres 2024.

Adi juga melihat kemesraan Airlangga dengan Muhaimin dari PKB dan NU ini tentu menjadi bahasa politik bahwa Airlangga itu tidak punya jarak dan bahkan dekat dengan kelompok Nahdliyin yang basisnya sangat besar.

“Sekali lagi, secara politik ini tidak perlu dikritik, karena Airlangga sendiri sangat layak untuk jadi capres di 2024. Dia yang paling realitis kok,” tutur Adi

Melihat bobot pertemuan Airlangga dengan Ganjar dan Muhaimin, Adi menilai sejauh ini masih proses-proses politik dalam rangka komunikasi dan penjajakan. Pertemuan ini tidak kemudian mengunci mereka untuk harus berpasangan dengan siapa di Pilpres 2024.

Apapun yang dilakukan Airlangga dalam aktivitas politik, kata Adi, tentu sangat bagus. Ia juga melihat selama ini Airlangga terlalu sibuk urusan membantu presiden, sehingga kerja-kerja politik dan aktivitas politiknya sebagai Ketua Umum Golkar kurang atau tidak pernah terlihat oleh publik. Sementara di pihak lain sudah mulai melakukan itu semua.

“Jadi, publik harus tahu bahwa ketua umum partai itu harus maju dan harus terlihat. Apalagi Airlangga ini sangat realitis untuk maju di Pilpres nanti, karena dia ketua umum partai besar,” tutur Adi.

Dalam sejarahnya, Golkar itu selalu punya jagoan di Pilpres. Baru pada 2019 saja Golkar tidak punya jagoan dari internal partai. Untuk 2024, Adi menilai sudah saatnya Golkar memiliki jagoannya sendiri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini