Azis Syamsuddin Ditahan Terkait Kasus Suap, Golkar Hormati Proses Hukum KPK

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 25 September 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 337 2476723 azis-syamsuddin-ditahan-terkait-kasus-suap-golkar-hormati-proses-hukum-kpk-PIbH1oDke9.jpg Azis Syamsuddin tiba di KPK (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyampaikan sikap terkait dengan peristiwa penjemputan dan penangkapan, Azis Syamsuddin di kediamannya di daerah Pondok Pinang, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat 24 September 2021 sekira pukul 19.52 WIB, oleh tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan keterangan resmi Bidang Hukum DPP Partai Golkar, Sabtu (25/9/2021). Partai Golkar menghormati semua proses hukum yang saat ini dijalankan oleh KPK dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Suap, Azis Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Wakil Ketua DPR

"Partai Golkar selalu menjunjung tinggi asas hukum “Praduga Tak Bersalah (Presumption of innocent)”, dimana setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau dihadapkan di depan pengadilan wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap," tulis keterangan tersebut.

Baca juga: Terungkap! Azis Syamsuddin Sepakat Beri Uang Rp4 Miliar ke Eks Penyidik KPK

Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum melalui Badan Advokasi Hukum dan HAM terhadap seluruh kader Partai Golkar, yang menghadapi permasalahan hukum dalam berbagai kasus, apabila bantuan hukum tersebut diminta oleh kader.

"Jika kader Partai Golkar yang bersangkutan ternyata telah menunjuk penasehat hukum lain dalam menghadapi permasalahan hukumnya, maka Partai Golkar akan tetap mengamati dan mengawal perkembangan kasus hukum yang dihadapi oleh kadernya," sambung keterangan tersebut.

Partai Golkar selalu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada kader yang mendapatkan permasalahan hukum untuk lebih berkonsentrasi menghadapi permasalahan hukumnya sebagaimana amanah ketentuan Pasal 9 Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar dan Pasal 19 Peraturan Organisasi DPP Partai Golkar Nomor: PO-15/DPP/GOLKAR/VII/2017 tentang Penegakan Disiplin Organisasi.

"Oleh karenanya Partai Golkar memberikan waktu dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada saudara Azis Syamsuddin untuk berkonsentrasi dan fokus menghadapi permasalahan hukumnya di KPK," tutupnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin usai politikus Golkar itu ditetapkan tersangka terkait penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengungkapkan bahwa Azis bakal langsung ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan hingga 20 hari ke depan.

"Tim Penyidik melakukan penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan," ujar Firli dalam jumpa pers di Gedung KPK.

Dalam perkara tersebut, Azis diduga memberi suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) dan seorang kuasa hukum Maskur Husain (MH) sebesar Rp 3,1 miliar.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini