Cerita Megawati soal Bung Karno yang Wajibkan Anak-Anaknya Pandai Menari

Kevi Laras, MNC Portal · Jum'at 24 September 2021 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 337 2476552 cerita-megawati-soal-bung-karno-yang-wajibkan-anak-anaknya-pandai-menari-p7P47UkEnk.jpg Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto : tangkapan layar)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri bercerita ketika dirinya berusia lima tahun sudah diwajibkan oleh ayahnya (Soekarno) untuk mempelajari seni tari.

Dalam kesempatan di acara Penghargaan Atlet Paraliampiade Tokyo 2021 yang diselenggarakan PDIP secara virtual, Megawati mengatakan, manfaat dalam menari atau olahraga dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri. Ia mengaku dirinya juga menguasai berbagai tarian, seperti tari Jawa, tari Bali tari Sunda dan tari Sumatera.

"Ayah saya dulu mengharuskan kami putra-putrinya mulai umur 5 tahun kami sudah mesti mulai belajar menari, bermacam tarian Saya bisa, tari Jawa, tari Bali, tari Sunda, tari Sumatera terus karena apa itu pun merupakan bagian dari olahraga, tapi antara olahraga dengan seni yang disebut seni tari nanti boleh ditanya kepada neurologi antara otak kiri otak kanan kita itu akan menjadi lebih seimbang," ujarnya, Jumat (24/9/2021)

Baca juga:  Saat Bung Karno Jadikan TNI AL Kekuatan Militer yang Mengerikan

Lebih lanjut, ia menyampaikan persoalan mendengar musik saat berolahraga atau tidak bukan menjadi masalah. Sebab, seni tari yang dia pahami dapat seimbangkan otak karena manfaat mendengar musik sambil menari.

"Padahal saya bilang tidak ada persoalan selagi kita berolahraga kita boleh mendengar lagu, musik itu akan menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan kita," tambahnya.

Baca juga:  Saat Air Mata Bung Karno Tumpah Usai Teken Hukuman Mati untuk Sahabatnya

Sebelumnya, Megawati menyampaikan bahwa dirinya pernah bertanya kepada ahli yaitu Neurologi. Namun, tidak ada jawaban terkait musik saat berolahraga, yang ia anggap dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri.

"Tapi antara olahraga dengan seni yang disebut seni tari nanti boleh ditanya Kepada ahlinya neurologi, antara otak kiri otak kanan. Kita itu akan menjadi lebih seimbang karena kuping kita itu mendengar lagu itu menjadi lebih baik. Sebenarnya saya sendiri suka heran kenapa waktu kita olahraga kadang tidak didengarkan lagu, pernah saya tanya mereka tidak bisa menjawab," jelasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini