Azis Syamsuddin Tersangka, Ini Perjalanan Kasus yang Menjeratnya

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 23 September 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 337 2475843 azis-syamsuddin-tersangka-ini-perjalanan-kasus-yang-menjeratnya-d5VHqWxh57.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto : Ist)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI asal Golkar, Azis Syamsuddin, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azis Syamsuddin diduga terjerat kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Dugaan tersebut menguat setelah Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menginformasikan, pihaknya tengah melakukan penyidikan atas kasus suap terkait penanganan perkara di Lampung Tengah. Sejalan dengan proses penyidikan tersebut, otomatis KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (23/9/2021).

Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan secara detail siapa saja tersangka dalam perkara tersebut. Begitu juga terkait konstruksi perkaranya. KPK akan mengumumkan tersangka serta membeberkan secara detail konstruksi perkara setelah adanya proses penangkapan dan penahanan.

"KPK akan menyampaikan secara lengkap mengenai kronologi serta konstruksi perkara, pasal yang disangkakan, dan tentu pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada saatnya nanti," ucap Ali.

"Pengumuman tersangka, akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan," katanya.

Nama Azis Syamsuddin sudah sering muncul dalam sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani KPK. Salah satunya, dalam perkara korupsi yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa.

Nama Azis Syamsuddin dan mantan Direktur PT Jasa Lampung Utama (LJU), Aliza Gunado pernah muncul dalam sidang korupsi dengan terdakwa Mustafa pada 11 Februari 2021.

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Lampung Tengah, Taufik Rahman yang bersaksi dalam sidang tersebut mengungkap bahwa ada fee sebesar Rp2,5 miliar untuk mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat tahun 2017 melalui Aliza Gunado yang kemudian diserahkan kepada Azis Syamsuddin.

Baca Juga : KPK Tetapkan Azis Syamsuddin Tersangka Terkait Kasus Suap di Lampung Tengah

Aliza Gunado merupakan salah satu saksi yang telah dicegah oleh KPK untuk bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap penanganan perkara mantan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS). Aliza Gunado erat kaitannya dengan Azis Syamsuddin.

Dalam sidang etik yang digelar Dewan Pengawas (Dewas) dengan terperiksa mantan penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju, beberapa waktu lalu, terungkap adanya dugaan pemberian uang sebesar Rp3,15 miliar dari Azis Syamsuddin.

Uang sebesar Rp3,15 miliar itu diperuntukkan untuk Stepanus Robin Pattuju. Uang itu disebut-sebut berkaitan dengan kesaksian Aliza Gunado. Uang itu disebut mengalir juga oleh Maskur Husain.

Belakangan, Stepanus Robin Pattuju tiba-tiba mengaku telah meralat pengakuannya itu. Ia membantah pernah menerima uang dari Azis Syamsuddin. Meskipun membantah, KPK ternyata mengusut aliran uang dari Azis Syamsuddin untuk Stepanus Robin Pattuju itu.

Dugaan pengusutan aliran uang dari Azis Syamsuddin untuk Stepanus Robin Pattuju tersebut didalami penyidik KPK lewat Aliza Gunado. Aliza Gunado pernah diperiksa sebagai saksi pada Kamis, 17 Juni 2021, lalu. Aliza diperiksa saat proses penyidikan Stepanus Robin.

"Dari hasil pemeriksaan, Aliza Gunado (swasta) dan Gita Varera (Ibu rumah tangga), para saksi dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka SRP dan tersangka MH," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat, 18 Juni 2021.

Bahkan, dalam dakwaan Stepanus Robin Pattuju, juga terungkap jelas aliran uang dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado. Azis dan Aliza disebut pernah memberikan sejumlah Rp3 miliar dan 36.000 dolar AS untuk Stepanus Robin Pattuju. Uang itu diduga berkaitan dengan perkara yang di Lampung Tengah yang sedang disidik KPK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini