Wapres Ma'ruf: Segera Tangani jika Ada Kasus Covid-19 Baru Jangan Sampai Melebar

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 23 September 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 337 2475731 wapres-ma-ruf-segera-tangani-jika-ada-kasus-covid-19-baru-jangan-sampai-melebar-oCrAVkw8ZD.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto : Biro Pers)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, bahwa setiap kasus Covid-19 baru yang muncul harus segera ditangani. Dia meminta agar kasus baru tersebut jangan sampai melebar. Ia pun meminta agar tracing atau penelusuran kontak erat dilakukan secara maksimal.

“Jadi kalau ada satu orang kena akan terus diburu sampai mungkin lebih 10 orang dicari. Dan kalau ketahuan langsung diisolasi, tidak dibiarkan,” katanya saat mengunjungi Sentra Vaksinasi di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Baca juga:  1.296 Klaster Covid-19 Ditemukan Selama PTM, Kemenkes : Prokes Harus Dipatuhi

Wapres Ma'ruf memastikan, bahwa baik 3M maupun 3T akan terus dilaksanakan. Hal ini untuk menekan penularan yang terjadi.

"Jadi caranya menangani terus menerus tetap melaksanakan 3M. Masker, cuci tangan, menjaga jarak Yang kedua, pemerintah terus melakukan testing, tracing, isolasi,” tuturnya.

Baca juga:  Indonesia Disebut Salah Satu yang Terbaik Tangani Covid-19, Wapres: Alhamdulillah Cukup Menggembirakan

Selain itu, dia mengatakan vaksinasi juga terus digenjot untuk mencapai kekebalan komunal. Maruf juga mengungkapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi diharapkan mencegah orang yang terkonfirmasi positif melakukan mobilitas kemana-mana.

“Sekarang sudah mulai juga dibuka pelonggaran-pelonggaran di mal, sudah mulai diterapkan PeduliLindungi. Saya kira begitu ya. PeduliLindungi ini supaya jangan sampai ada orang yang positif, terkonfirmasi, dia keluyuran kemana-mana. Sehingga dicegah terjadi itu,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa penurunan kasus saat ini jangan direspon dengan euforia. Menurutnya protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

Dia pun memastikan akan langsung melakukan penanganan jika ada klaster baru yang muncul. Sehingga tidak akan terlalu besar dampaknya.

“Kalau ada ledakan kecil klaster cepat kita rapikan di klaster itu saja. Tidak usah menunggu sampai melebar seperti dulu yang kita alami sehingga terlalu besar dampaknya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini