Share

KPK Sebut Generasi Muda Miliki Godaan Besar untuk Korupsi

Widya Michella, MNC Media · Kamis 23 September 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 337 2475494 kpk-sebut-generasi-muda-miliki-godaan-besar-untuk-korupsi-K6nAMEKLh4.jpg Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut generasi muda memiliki godaan besar dalam Tindak Pidana Korupsi (TPK). Hal ini disampaikan saat konferensi pers kegiatan tangkap tangan di Kolaka timur yang disiarkan melalui akun Youtube KPK, Rabu (22/9/2021).

Seperti diketahui, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur menjadi bupati termuda yang baru saja menjabat selama tiga bulan untuk periode 2021-2026. Namun, ia ditangkap KPK usai kasus suap proses pemenangan tender dana rehabilitasi pasca bencana berupa dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Dana Siap Pakai (DSP).

Untuk dua proyek tersebut Pemkab Kolaka Timur memperoleh dana hibah BNPB yaitu Hibah RR senilai Rp26,9 miliar dan Hibah DSP senilai Rp12,1 miliar.

"Sebenarnya jabatan itu tidak ada tua dan muda, dan juga tidak ada pengalaman tidak berpengalaman. Tetapi bagaimanapun sekali lagi bagi kami KPK berharap bahwa jabatan amanah dan karenanya kami berharap setiap penyelanggaraan negara memahami bahwa kedudukannnya adalah untuk kepentingan publik," jelasnya.

Baca Juga:  Suap Dana Hibah, Peran Bupati Kolaka Timur Muluskan Pemenang Tender

Maka, setiap penyelenggaraa negara yang tidak untuk kepentingan publik, lanjutnya pasti berindikasi korupsi dan akan dilakukan penangkapan.

"Oleh karena itu, kami berharap sekali lagi, kader-kader muda atau generasi muda yang menduduki jabatan tentu memang godaannya masih sangat tinggi untuk melakukan hal-hal karena mungkin ekspektasi pada jabatan-jabatan lebih lanjut akan masih panjang,"ucapnya.

Di Indonesia menurutnya setiap jabatan seakan-akan membutuhkan biaya dan oleh karena itu ia mengajak masyarakat untuk menghentikan setiap pelaksanaan tindak korupsi di berbagai lini.

"Itu berbiaya karena akar dari korupsi adalah jabatan itu berbiaya, semakin tinggi jabatan akan semakin motivasi untuk melakukan korupsi semakin tinggi juga," ucapnya.

Baca Juga:  Suap Dana Hibah, Bupati Kolaka Timur Minta Jatah Rp250 Juta

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini