KPK Tinjau Kasus Bupati Kolaka Timur Apakah Layak Dijerat Hukuman Mati

Widya Michella, MNC Media · Kamis 23 September 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 337 2475491 kpk-tinjau-kasus-bupati-kolaka-timur-apakah-layak-dijerat-hukuman-mati-qb8ziOI5h5.jpg Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Foto: Sindonews)

AMN menyetujui permintaan AZR tersebut dan sepakat akan memberikan fee kepada AMN sebesar 30%. Selanjutnya, AMN memerintahkan AZR untuk berkoordinasi langsung dengan Kabag ULP agar memproses pekerjaan perencanaan lelang konsultan dan menguploadnya ke LPSE sehingga perusahaan milik AZR dan/ atau grup AZR dimenangkan serta ditunjuk menjadi konsultan perencana pekerjaan 2 proyek dimaksud.

Sebagai realisasi kesepakatan, AMN diduga meminta uang sebesar Rp250 juta atas 2 proyek pekerjaan yang akan didapatkan AZR tersebut. AZR kemudian menyerahkan uang sebesar Rp25 juta lebih dahulu kepada AMN dan sisanya sebesar Rp225 juta sepakat akan diserahkan di rumah pribadi AMN di Kendari.

"Tapi ini sedang berjalan, anda misalnya ikut tender belum pengumuman tapi perusahaan saudara dimenangkan ada deal suap ini. Perusahaan Anda memberikan ke saya ULPnya misalnya itu belum selesai diumumkan jadi belum terjadi pemenangnya belum," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini