Gempa M5,9 Guncang Australia, BMKG: Terbesar dalam 50 Tahun Terakhir

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 22 September 2021 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 337 2475289 gempa-m5-9-guncang-australia-bmkg-terbesar-dalam-50-tahun-terakhir-pAv5p1Afn8.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang dekat Mansfield, Victoria, Australia pada Rabu (22/9/2021), pukul 7.15.53 WIB.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) ini dilaporkan mengguncang wilayah yang sangat luas di bagian Tenggara Benua Australia.

Sementara itu, dilaporkan episenter gempa ini terletak pada koordinat 146,35 Bujur Timur dan 37.49 Lintang Selatan tepatnya di darat tepatnya sebelah selatan Kota Mansfield dengan kedalaman 10 km.

“Peta dampak guncangan gempa (ShakeMap) menunjukkan bahwa guncangan gempa mencapai Melbourne bagian timur bahkan hingga di Canberra,” ungkap Daryono lewat media sosial pribadinya.

Gempa ini, kata Daryono, dilaporkan banyak menimbulkan kerusakan di Kota Woods Point termasuk di pinggiran kota Melbourne.

Baca juga: 5 Fakta Gempa Besar di China, Warga Ungkap Kengerian Detik-Detik Guncangan

Sementara itu, hasil monitoring menunjukkan adanya beberapa aktivitas gempa susulan (aftershocks) pasca terjadinya gempa utama (mainshock).

Daryono mengatakan gempa yang terjadi di Victoria ini adalah terbesar sejak kurun waktu 50 tahun terakhir. “Gempa ini adalah yang terbesar yang pernah terjadi di Victoria dalam kurun waktu 50 tahun terakhir,” ungkapnya.

Baca juga: Peristiwa 21 September: Gempa China Tewaskan 2.416 Warga

Selain itu, dilaporkan bahwa aktivitas gempa kuat dengan mekanisme geser (strike-slip fault) ini sangat menarik untuk dicermati karena Australia pada umumnya adalah benua yang stabil. Tapi bagaimanapun lempeng benua pun dapat mengalami tekanan tektonik dari lempeng tektonik lainnya sehingga dapat mereaktivasi jalur sesar aktif.

“Gempa yang terjadi hari ini menjadi bukti bahwa di wilayah timur laut Melbourne ternyata terdapat jalur sesar aktif (active fault) yang harus diwaspadai, yaitu zona patahan dekat Cagar Alam Gunung Skene,” kata Daryono.

“Dugaan kuat bahwa akumulasi energi tektonik pemicu gempa ini berkaitan dengan dorongan Lempeng Pasifik yang menekan bagian Australia tenggara,” tambahnya.

Baca juga: Gempa M4,9 Guncang Piru Seram Barat, Dirasakan Hingga Ambon

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini