Jokowi Tegaskan Rakyat Harus Dapat Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 22 September 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 337 2475272 jokowi-tegaskan-rakyat-harus-dapat-kepastian-hukum-hak-atas-tanah-AvzTVgnXsV.jpeg Presiden Jokowi (tangkapan layar Youtube Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin rakyat mendapatkan kepastian hukum hak atas tanah. Dengan begitu, konflik agraria yang terjadi selama ini dapat diminimalkan. Hal tersebut dikatakannya saat menyerahkan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria.

"Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa tidak ingin konflik agraria yang terjadi di banyak daerah terus-menerus berlangsung. Saya tidak ingin rakyat kecil tidak mempunyai kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka," kata Jokowi dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (22/9/2021).

"Saya juga tidak ingin para pengusaha tidak mempunyai kepastian hukum atas lahan usahanya. Artinya, kepastian hukum atas tanah yang memberi keadilan kepada seluruh pihak adalah kepentingan kita bersama," ucapnya.

Jokowi berujar, pemerintah berkomitmen memberi kepastian hukum yang berkeadilan terkait hak atas tanah. Apalagi hal ini sudah sering ia bicarakan dengan jajarannya saat menggelar rapat kabinet.

"Saya sudah sering mengundang juga kepala daerah untuk menuntaskan konflik-konflik agraria yang ada di daerahnya. Saya juga sudah beberapa kali mengundang organisasi masyarakat sipil untuk berdiskusi mengenai opsi pilihan dalam penyelesaian setiap kasus tanah yang ada. Banyak konflik telah berlangsung lama bahkan sangat lama. Ada yang puluhan tahun bahkan sampai 40 tahun, tapi masalahnya tidak selesai-selesai," tuturnya.

Jokowi memahami konflik agraria dan sengketa tanah merupakan tantangan berat yang dihadapi masyarakat. Terlebih ia tiap tahun kerap menerima kelompok-kelompok tani yang rela datang ke Istana guna memperjuangkan hak mereka.

Baca Juga : Dua Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Jokowi, Apa Saja?

"Saya tegaskan kembali komitmen negara untuk betul-betul mengurai konflik agraria yang ada, mewujudkan reformasi agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat. Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah," ucapnya.

"Kepada jajaran Polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia tanah yang ada, jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut. Perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," ujarnya.

Jokowi berpesan kepada jajarannya agar tidak hanya menyerahkan sertifikat tanah saja, tetapi juga harus menyalurkan bantuan berupa modal, bibit, pupuk, pelatihan, agar tanah yang digarap bisa lebih produktif.

"Sekali lagi agar tanah yang ada lebih produktif, memberi hasil untuk membantu kehidupan bapak isu sekalian," tutur Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini