5 Penemuan 'Harta Karun' Menggemparkan di Indonesia, Nomor 4 Sempat Dikira Panci Bekas

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 22 September 2021 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 337 2475161 5-penemuan-harta-karun-menggemparkan-di-indonesia-nomor-4-sempat-dikira-panci-bekas-zZBov2fbvz.jpeg Penemuan mahkota di Blitar. (Foto: Robby Ridwan)

JAKARTA - Indonesia memiliki sejarah panjang akan budayanya. Kerap kali peninggalan-peninggalan sejarah tersebut terkubur dan muncul di saat yang tidak terduga.

Bentuk dari harta karun tersebut tidak harus berupa emas atau logam, melainkan juga peninggalan-peninggalan seperti artefak kuno maupun fosil mahkluk prasejarah.

Berikut merupakan sejumlah penemuan harta karun di Indonesia:

1. Penemuan Cagar Budaya di Sukoharjo

Area persawahan Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah sempat menjadi lokasi ditemukannya sebuah cagar budaya tahun 2019 silam. Sawah tersebut diduga sebagai pemakaman kuno, sehingga memiliki banyak peninggalan di dalamnya.

Baca juga: 6 Fakta Tukang Gali Kubur Temukan Harta Karun Purbakala, Berat Emasnya Mencengangkan

Seperti diberitakan, Solopos.com, ditemukan benda-benda tembikar, manik-manik, tulang, logam, dan benda lainnya yang diduga telah berusia seratusan tahun. Saat ini, Bupati Sukoharjo menetapkan lokasi tersebut sebagai cagar budaya.

"Kawasan areal persawahan Joho sudah ditetapkan sebagai situs bersejarah dan kawasan cagar budaya. Kawasan cagar budaya ini ditetapkan Bupati Sukoharjo," kata Kasi Sejarah dan Purbakala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Agus D.A.

2. Penemuan Arsip Lawas di Sragen

Pabrik Gula (PG Mojo) Sragen ternyata menyimpan peninggalan-peninggalan sejarah seperti arsip serta buku-buku tua yang diperkirakan merupakan peninggalan jaman Belanda.

Penemuan ini terjadi secara tidak sengaja, ketika tim inventarisasi cagar budaya dari Disdikbud Sragen pada 2018 lalu mengunjungi lapangan PG Mojo dan menemukan sebuah ruangan berdebu karena jarang dijamah orang.

Tidak disangka ruangan berukuran 7x7 meter tersebut menyimpan banyak peninggalan tulisan.

“Ditemani perwakilan manajemen PG Mojo, kami meminta izin menengok ke dalam. Begitu dibuka, alamak, ada banyak sekali buku kuno yang cukup tebal dan dicetak dalam bahasa Belanda. Kami seperti menemukan harta karun di sini," papar pegiat Sragen Tempo Doeloe (Stedo), Johny Adhi Aryawan (24/6/21) . 

3. Penemuan Kuburan Kuno di Sragen

Penemuan arsip serta buku lawas ternyata bukanlah barang sejarah pertama yang ditemukan di Sragen. Terdapat juga barang-barang seperti gerabah dan periuk yang ditemukan di kota di Jawa Tengah ini.

Sragen juga merupakan tempat ditemukannya kuburan kuno, yang diprediksi dari jaman Megalitikum. Kuburan ini berisikan artefak-artefak peninggalan jaman tersebut.

“Kuburan yang di dalamnya ditemukan sejumlah benda-benda berharga seperti emas, manik-manik, gerabah, atau periuk dan lain sebagainya itu merupakan tradisi peninggalan zaman megalitikum. Warga sekitar biasa menyebutnya dengan istilah Kubur Buddha,” jelas Ketua Tim Peneliti, Haris Rahma Nendra. 

4. Penemuan Mahkota Kuno di Blitar

Beralih ke Blitar, seorang warga bernama Wasito menemukan sebuah benda yang diperkirakan merupakan mahkota kuno di dekat Candi Kalicilik peninggalan Kerajaan Majapahit, seorang warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Wasito yang bekerja sebagai penambang pasir ini awalnya mengira mahkota itu sebagai panci bekas. Namun, pada akhirnya dia menyadari kalau bentuknya berbeda dari panci pada umumnya.

"Saat pertama kali ditarik suami saya, sempat dikira panci bekas. Pas dilihat bentuknya kok beda (bukan panci), terus dibawa pulang," kata Endri, istri Wasito (15/4/2020). 

5. Penemuan Fosil Gajah Purba di Blora

Tahun 2009 silam sempat ditemukan sebuah fosil gajah purba yang keutuhan kerangkanya mencapai 90%, di Dusun Sunggun, Desa Mendalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Fosil tersebut merupakan hasil kerja sama penggalian dari berbagai pihak dalam maupun luar negeri.

Fosil gajah purba Elephas Hysudrindicus yang diperkirakan hidup sekitar 800 ribu sampai 200 ribu tahun yang lalu, memiliki tinggi 5 meter dan diperkirakan berbobot sekitar 8 ton.

Saat ini, fosil tersebut fosil disimpan di Museum Geologi Bandung. Sementara replikanya berada di kawasan Alun-Alun Blora. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini