5 Kasus Penyerangan Terhadap Ustadz, dari Syech Ali Jaber hingga Ustadz Chaniago

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 22 September 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 337 2475147 5-kasus-penyerangan-terhadap-ustadz-dari-syech-ali-jaber-hingga-udtadz-chaniago-O9OQMeNdYS.jpg Ustadza Chaniago diserang saat sedang menyampaikan ceramah. (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Penyerangan terhadap Ustadz atau pemuka Muslim sudah beberapa kali terjadi di negeri ini. Satu kasus yang paling menghebohkan adalah ketika Syeikh Ali Jaber ditusuk pria tak dikenal, yang menyebabkan ulama terkenal itu harus dilarikan ke rumah sakit. Selain kasus tersebut, ada beberapa kasus lain terkait penyerangan terhadap toko agama. Berikut daftarnya.

BACA JUGA: Viral Ustadz Chaniago Diserang Saat Ceramah, Pelakunya Ternyata ODGJ 

1. Bekasi, Jawa Barat

Seorang Ustads di Mustikajaya, Bekasi menjadi korban pembegalan dan pembacokan yang terjadi pada 21 September 2021 pukul 3 dini hari. Korban yang diketahui bernama RM Jamiludin menderita luka bacok di pinggang. Sementara itu, motor korban dibawa kabur pelaku.

Kejadian berawal ketika korban yang hendak pulang ke rumahnya, dipepet oleh beberapa orang pelaku. Para tersangka meminta korban untuk menyerahkan sepeda motornya, dan mengancam dengan menodongkan celurit. Sempat melakukan perlawanan, korban akhirnya dibacok tersangka hingga melukai bagian pinggangnya. 

Ketika korban sudah terkapar, tersangka langsung melarikan diri sekaligus membawa sepeda motor korban. Beruntung, korban sempat diselamatkan oleh warga setempat dan dibawa ke rumah sakit. Kasus ini masih ditangani oleh Polres Bantar Gebang dan Polres Metro Bekasi.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal saat Dakwah di Lampung 

2. Batam, Kepualauan Riau

Kejadian penyerangan terhadap Ustadz Chaniago baru saja terjadi pada Senin, 20 September 2021 siang. Saat sedang berceramah di sebuah masjid di Batam, Chaniago diserang oleh pria tak dikenal. Video penyerangan itu ramai di media sosial YouTube. 

Dalam video berdurasi 33 detik itu, terlihat seorang pria menggunakan kemeja kotak-kotak hijau tiba-tiba saja menghampiri Chaniago dan bersiap menerjangnya. Beruntung, tokoh agama asal Batam itu berhasil melarikan diri. Pelaku ternyata merupakan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Jamaah yang ada di lokasi kejadian langsung menangkap dan mengamankan pelaku.

3. Tangerang, Banten

Ustadz Marwan, menjadi korban penembakan di depan rumahnya yang terletak di kecamatan Pinang, kota Tangerang pada 18 September 2021 sekitar pukul setengah 7 malam. Belum diketahui, siapa yang menjadi tersangka penembakan itu.

Marwan menderita luka tembak dan pendarahan hebat di pinggang bagian kanan. Timah panas diketahui juga menembus hingga ke pinggang kirinya. Korban akhirnya meninggal, setelah sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Hingga kini, kasus penembakan tersebut masih diselidiki pihak Polres Metro Tangerang Kota, dibantu Ditkrimun Polda Metro Jaya.

4. Bandarlampung, Lampung

Penceramah kondang tanah air, mendiang Syeikh Ali Jaber juga pernah menjadi korban penyerangan saat mengisi ceramah di Bandarlampung, Lampung pada September 2020. Syeikh Ali yang saat itu sedang mengajak berdialog seorang anak kecil tiba-tiba saja ditusuk pria tak dikenal di bahu kanannya. Alhasil, bahu Syeikh Ali pun berlumuran darah. Ia langsung dibawa ke rumah sakit setempat. 

Sementara itu, si pelaku diamankan jamaah lain dan nyaris menjadi bulan-bulanan jamaah. Beruntung, pihak keamanan acara tersebut langsung melerai jamaah dan mengevakuasi pelaku. Melansir Okezone tersangka dikenakan pasal percobaan pembunuhan dan pasal penganiayaan hingga menyebabkan luka. Adapun ancaman hukuman yang diterima tersangka adalah pidana seumur hidup atau hukuman mati.

5. Bandung, Jawa Barat

Ustadz Prawoto, Komando Brigade Persis (Persatuan Islam) harus meregang nyama setelah dianiaya oleh seorang pria berinisial AM pada 1 Februari 2018 di Bandung, Jawa Barat. Kejadian bermula ketika tersangka membuat gaduh di rumah korban, dengan cara menggedor pintu rumah. Korban lantas menegur korban atas aksinya itu.

Tak terima, tersangka yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengejar korban dengan membawa potongan besi. Ketika korban terjatuh, tersangka dengan tega menghabisi nyawa korban. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi, nyawa korban tak sempat diselamatkan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini