Share

Terciduk KPK, Bupati Kolaka Timur Tidak Mempunyai Mobil dan Hartanya Rp 478 Juta

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 22 September 2021 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 337 2475069 terciduk-kpk-bupati-kolaka-timur-tidak-mempunyai-mobil-dan-hartanya-rp-478-juta-vp2tCCLh0p.jpg source: Instagram

JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa, 21 September 2021, malam.

(Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Diperiksa di Mapolda Sultra)

Lantas berapa harta kekayaan Andi Merya Nur ?

Dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik 2020 yang dilaporkan oleh Andi, dirinya memiliki harta sebesar Rp 478. 098.198

Dari LHKPN itu, Andi hanya memiliki tanah dengan luas 8.000 meter persegi senilai Rp90 juta. Tanah tersebut berdomisili di Kolaka Timur. Namun, Andi tidak melaporkan dirinya memiliki rumah maupun bangunan lain.

Tidak hanya itu, Andi juga tidak tercatat memiliki kendaraan dalam laporannya. Andi pun memiliki harta lainnya senilai Rp374,40 juta. Andi juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp13,67 juta.

(Baca juga: Hasil DNA Puntung Rokok di TKP Pembunuhan Subang Milik Danu, Reaksi Keluarga Mengejutkan)

Sebelumnya, tim satgas KLK menggelar OTT di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa, 21 September 2021, malam. Tim mengamankan sejumlah pihak dalam OTT tersebut. Salah satunya adalah Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur.

Para pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Sulawesi Tenggara. Rencananya, pihak-pihak yang diamankan tersebut akan dibawa ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Sulawesi Tenggara.

"Saat ini para pihak yang ditangkap dan diamankan masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (22/9/2021).

Selain menangkap beberapa pihak, tim juga mengamankan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan OTT Bupati Kolaka Timur tersebut. Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan secara detail ihwal siapa saja yang diamankan, berapa jumlah uang, serta kronologi operasi senyap tersebut.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT di Kolaka Timur tersebut. KPK akan mengumumkan secara lengkap siapa saja pihak-pihak yang diamankan serta kronologi OTT di Kolaka Timur, pada saatnya nanti.

"KPK masih memiliki waktu untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini