Terungkap! Napoleon Pukuli M Kece Dibantu Eks Panglima Laskar FPI, Berikut 5 Faktanya

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Selasa 21 September 2021 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 337 2474747 terungkap-napoleon-pukuli-m-kece-dibantu-eks-panglima-laskar-fpi-berikut-5-faktanya-XW4M1DlN6A.jpg Kondisi M Kece usai dianiaya. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kasus penganiayaan Muhammad Kosman alias Mohammad Kece (M Kece), tersangka kasus dugaan penistaan agama oleh Irjen Pol Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri mulai menemukan titik terang.

Berikut adalah fakta terbaru Napoleon Pukuli M Kece, sebagai berikut:

1. Penganiayaan M Kece Dibantu Eks FPI

Bareskrim Polri menyatakan bahwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte dibantu oleh salah satu tahanan dari eks anggota Front Pembela Islam (FPI) saat melakukan dugaan penganiayaan terhadap Muhamad Kosman alias Muhammad Kece.

"Salah satunya adalah napi dalam kasus yang melibatkan organisasi eks FPI ya," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, kepada awak media, Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Napoleon diketahui dibantu tiga tahanan lainnya saat melakukan penganiayaan hingga melumuri kotoran manusia terhadap tersangka kasus UU ITE dan penodaan agama tersebut.

Sementara, kata Andi, dua orang lainnya yang membantu Napoleon adalah tahanan dengan kasus lain. Namun, ia tak merinci secara detail identitas mereka yang membantu Napoleon.

"Bukan. Tidak ada kaitan dengan FPI. Kalau eks FPI kan jelas. 2 lagi itu untuk tahanan dalam kasus pidana umum terkait masalah pertanahan," ujar Andi.

2. Identitasnya Terungkap

Brigjen Andi mengungkapkan, eks anggota FPI yang bantu Napoleon melakukan penganiayaan terhadap Kece berinisial MS. Inisial MS sendiri adalah eks Panglima Laskar FPI Maman Suryadi.

"(Inisial) MS," kata Andi.

Baca juga: Ini Penyebab Napoleon Bonaparte Bisa Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

3. M Kece Lapor Polisi

M Kece telah melakukan pelaporan terhadap penganiayaan tersebut. Laporan itu teregister dengan Nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim pada 26 Agustus 2021.

Belakangan, Kece diketahui tak hanya dianiaya secara lewat pukulan. Namun, ia juga dilumuri oleh kotoran manusia.

Napoleon Bonaparte juga menuliskan surat terbuka dengan mengakui penganiayaan yang dilakukannya ke M Kece. Dia siap bertanggung jawab dan menanggung risiko atas aksinya tersebut.

4. Dipukul dan Dilumuri Kotoran Manusia

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kosman alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap. Diketahui bahwa Irjen Napoleon telah memukuli dan melumuri M Kece dengan kotoran manusia.

Brigjen Andi membenarkan informasi tersebut. "Dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku," ujarnya.

Andi mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari yang sama Kece mengalami penganiayaan di sel isolasi. "Iya, sambil memukul juga melumuri kotoran manusia," kata Andi.

Kotoran manusia tersebut, kata Andi, telah disiapkan oleh Napoleon dan disimpan di kamar selnya. Seorang saksi mengaku mendapat perintah untuk mengambil kotoran tersebut.

Kemudian kotoran tersebut oleh pelaku dilumurkan ke wajah dan tubuh M Kece, tersangka dugaan tindak pidana penistaan agama.

5. Tanggapan Polri soal Surat Terbuka Irjen Napoleon

Brigjen Andi menduga Napoleon Bonaparte sengaja membuat surat terbuka tersebut untuk mencari simpati publik maupun kelompok tertentu. Saat ini mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri itu berstatus terlapor.

"Nggak akan berpengaruh, itukan maksudnya untuk mencari simpati dari kelompok tertentu," kata Andi saat dikonfirmasi Okezone.

Andi menegaskan bahwa penyidik tak akan terpengaruh terkait surat terbuka tersebut. "Tapi saya pastikan penyidikan tidak akan terpengaruh," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini