Kasus Covid-19 Turun, Tracing dan Vaksin Terus Digencarkan

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 21 September 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 337 2474687 kasus-covid-19-turun-tracing-dan-vaksin-terus-digencarkan-iMMAeJQkAs.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting menegaskan bahwa Satgas Covid-19 akan terus melaksanakan tracing atau pelacakan kontak di tengah kasus Covid-19 terus menurun.

Alex mengatakan, Satgas Covid-19 mempunyai tim pelacakan kontak di 11 provinsi. Menurut dia, tracing diperlukan guna mendeteksi penyebaran corona sehingga kasus Covid-19 dikendalikan.

“Satgas Covid-19 Nasional mempunyai tim pelacakan kontak yang ada di daerah-daerah. Walaupun banyak sampai saat ini atas arahan Kasatgas Covid-19 Nasional dengan Letnan Jenderal Ganip Warsito tim pelacakan kontak di 11 provinsi ini harus berjalan terus,” katanya dalam dialog secara virtual, Selasa (21/9/2021).

“Jadi, kendati pun banyak hambatan di dalam pelanggaran, karena banyak melihat pelacakan kontak ini dianggap tidak lagi potensial di saat kasus terus menurun. Padahal dalam kondisi kasus menurun tersebutlah, pelacakan kontak ini sangat diperlukan,” papar Alex.

Alex mengatakan, pihaknya harus belajar dari Singapura, di mana lonjakan kasus terjadi setelah kasus Covid-19 mulai terkendali.

Baca juga: Kemenkes: Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Terjadi Jika Aktivitas Masyarakat Tidak Diimbangi Prokes

“Kita lihat seperti di Singapura, di mana saat itu sudah tenang, aman nyaman, tiba-tiba ada lonjakan kasus. Dan lonjakan kasus itu bisa ditemukan karena ada kontak tracing. Sehingga di Singapura walaupun sudah aman, tentram, kontak tracing berjalan terus,” katanya.

Dia menegaskan bahwa siapa pun yang terinfeksi dan bergejala harus dilacak dan ditesting. Sehingga, hal itu tak boleh berhenti hingga kasus sudah tidak lagi terdeteksi.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Siti Nadia: Jangan Lengah!

Dia menambahkan bahwa vaksinasi Covid-19 juga terus dikerjakan kendati pandemi Covid-19 di Tanah Air mulai terkendali.

“Vaksinasi itu gunanya untuk meningkatkan imunitas. Tetapi tidak memindahkan terjadinya infeksi, infeksi dapat terjadi. Oleh karena itu bagi mereka yang sudah vaksinasi tetap harus melaksanakan protokol kesehatan, tetap pakai masker, tetap cuci tangan, tetap jaga jarak, sehingga Satgas Covid-19 nasional juga atas arahan Kasatgas tetap melakukan gerakan maskerisasi kepada masyarakat,” paparnya.

Baca juga: Terus Berkurang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Hanya Rawat 455 Pasien Covid-19

“Jadi jangan karena sudah PPKM level 2, level 1 masker sudah diabaikan. Jangan karena sudah PPKM level 2, sudah tidak lagi menjaga jarak, nggak boleh. Jadi ini harus kita jaga, kita pertahankan levelisasi ini sampai serendah mungkin. Dari tadinya insiden tinggi level 3 menjadi insiden sedang level 2, kemudian menjadi insiden rendah di level 1 yang menjadi tugas kita bersama,” katanya.

Baca juga: Berikut Kota/Kabupaten yang Sudah Terapkan PPKM Level 1, Salah Satunya Raja Ampat

Alex menerangkan bahwa semua pihak harus tetap menjaga agar kasus Covid-19 tetap menurun. “Kita harus mengawalnya karena kalau dia kembali menjadi insiden sangat tinggi dan yang korban kita juga, keluarga kita, kawan-kawan kita. Jadi begini prinsipnya, kita sama-sama menjaga mengawal supaya levelisasi ini bisa terus mencapai level 1 insiden rendah, kalau perlu kasusnya sudah zero,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini